Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan desa melalui gelaran Women Entrepreneurship Expo & Talkshow yang berlangsung di Pasar Selaras, Desa Bonepute, Kecamatan Burau, Kamis (08/01/2026).
Kegiatan yang menampilkan karya 29 kelompok usaha perempuan ini mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Luwu Timur Maju dan Sejahtera.” Expo ini menjadi ruang strategis bagi para pelaku usaha desa untuk memamerkan produk unggulan, memperluas jejaring pemasaran, dan mendapatkan edukasi terkait tata kelola usaha berkelanjutan.
Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Aini Endis Anrika menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan daerah.
“Ketika perempuan menjadi kuat secara ekonomi dan percaya diri, dampaknya langsung dirasakan oleh keluarga dan generasi penerus. Inilah bagian dari tujuan Luwu Timur Maju dan Sejahtera,” ujar Aini Endis.
Menurutnya, perempuan berdaya tidak hanya mampu menopang ekonomi rumah tangga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ketahanan keluarga.
Program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ini turut melibatkan Sulawesi Cipta Forum (SCF) sebagai mitra pelaksana lapangan bersama Save the Children, dan saat ini berjalan di 28 desa dampingan PT Mars.
Pada sektor perlindungan anak, telah dibentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di 20 desa, yang kemudian direplikasi hingga mencapai 51 desa. Sementara dalam bidang pemberdayaan perempuan, kelompok usaha desa telah menerapkan literasi keuangan melalui skema Village Saving and Loan Association (VSLA). Hingga awal Januari 2026, tercatat 93 kelompok menabung terbentuk di 28 desa, dengan akumulasi tabungan lebih dari Rp5 miliar.
Melalui penyelenggaraan expo ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap jaringan usaha perempuan desa semakin berkembang dan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kontribusi nyata perempuan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Staf Ahli Bidang III TP PKK Provinsi Sulsel Dra. Hj. Sufriaty sebagai narasumber; Staf Ahli TP-PKK Lutim Hj. Haslinda Wahab; Kepala Disdagkop Lutim Senfry Oktovianus; perwakilan PLUT Disdagkop Provinsi Sulsel Yusri; serta perwakilan PT Mars Mutmainnah. (Rils/kominfo-sp)












