Kurangnya Fasilitas Musholla, Warga Keluhkan Pelayanan Publik di SPBU Malili

SPBU Malili puncak indah (Foto: nh exp)

Luwu Timur — Pelayanan publik merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian setiap instansi, baik pemerintah maupun pihak swasta, untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Keberadaan perusahaan di suatu daerah idealnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, namun juga mendukung kebutuhan masyarakat serta program pemerintah setempat.

Sorotan muncul terhadap layanan di SPBU Puncak Indah Malili, Kabupaten Luwu Timur, yang dinilai belum memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait ketersediaan fasilitas tempat ibadah atau musholla.

Pada Kamis, 25 Desember 2025, salah satu pengguna kendaraan yang tengah mengantre mengungkapkan keluhannya terkait ketiadaan fasilitas ibadah bagi pengunjung SPBU.

“Kami kesulitan melaksanakan sholat ketika waktu tiba saat mengantre. Banyak yang terpaksa sholat di atas mobil bak terbuka atau di emperan bantaran Sungai Malili,” ungkapnya kepada media ini.

Ia menyebut, kondisi tersebut semakin terasa bagi pengendara yang datang dari luar daerah.

“Terutama mobil angkutan dan kendaraan lain dari berbagai wilayah seperti dari Makassar. Banyak yang sedang antre dari jauh, dan butuh tempat untuk sholat yang layak,” tambahnya.

Keluhan ini menjadi harapan agar pihak pengelola SPBU melakukan pembenahan dan menyediakan fasilitas musholla sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Mengingat SPBU merupakan salah satu fasilitas vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, penyediaan pelayanan yang layak dinilai sangat penting.

Masyarakat berharap pihak pengelola segera merespon dan menghadirkan fasilitas yang memadai sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan dukungan kepada kebutuhan publik serta program pemerintah daerah. (nh exp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *