SINJAI – Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, S.H., M.H., menghadiri undangan aqiqah salah seorang warga di Bekeru, Kecamatan Sinjai Selatan, Kamis (5/2/2026). Kunjungan silaturahmi tersebut dimanfaatkan Wakil Bupati untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait potensi ekonomi sektor pertanian dan perkebunan sebagai penggerak peningkatan kesejahteraan keluarga.
Di hadapan warga dari berbagai kalangan, A. Mahyanto Mazda menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) masyarakat terhadap sektor pertanian. Ia menyampaikan bahwa pertanian saat ini tidak lagi dipandang sebatas pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan telah berkembang menjadi sektor strategis yang menjanjikan secara ekonomi apabila dikelola secara modern, produktif, dan berorientasi pasar.
“Pertanian hari ini harus kita lihat sebagai peluang ekonomi. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan makan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memperlihatkan sejumlah video edukatif kepada masyarakat yang menampilkan praktik pertanian dan perkebunan yang baik dan berkelanjutan, khususnya pada komoditas bernilai ekonomi tinggi dan berorientasi ekspor. Beberapa komoditas yang diperkenalkan antara lain alpukat, durian Musang King, hingga porang.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki kondisi lahan yang sangat potensial dan cocok untuk berbagai jenis tanaman pertanian dan perkebunan.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal dengan memilih komoditas unggulan yang memiliki nilai jual tinggi serta peluang pasar yang luas.
“Potensi lahan di Sinjai sangat mendukung. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan dan mengelolanya dengan baik agar hasilnya benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Diskusi dan edukasi langsung dengan masyarakat telah menjadi kebiasaan Wakil Bupati dalam setiap kegiatan silaturahmi.
Menurutnya, momen kebersamaan dalam kegiatan sosial dan keagamaan seperti aqiqah merupakan ruang yang efektif untuk berdialog langsung serta menyampaikan gagasan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Red/tim)












