Luwu Timur, — Perairan Teluk Bone kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu lokasi sport fishing menjanjikan di Indonesia. Hal itu tercermin dari suksesnya pelaksanaan National Sport Fishing Tournament Bupati Cup I yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Wotu, Ahad (14/06/2026), setelah menghadirkan persaingan ketat antar pemancing dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ramadhan Pirade menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi memancing, tetapi juga langkah strategis memperkenalkan kekayaan sumber daya laut dan potensi wisata bahari Kabupaten Luwu Timur kepada khalayak yang lebih luas.
“Turnamen ini menjadi bukti bahwa perairan Teluk Bone memiliki daya tarik yang luar biasa untuk dikembangkan sebagai destinasi sport fishing. Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Pada kategori utama Sport Fishing, dominasi ditunjukkan tim Mata Kail asal Tomoni yang berhasil mengamankan gelar juara umum setelah mencatat total tangkapan seberat 27,35 kilogram. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan mereka meraih hadiah utama senilai Rp30 juta.
Posisi runner-up ditempati tim Perbek Fishing dari Mangkutana dengan total tangkapan 11,50 kilogram, disusul tim BBG asal Malili di peringkat ketiga dengan hasil tangkapan 11,25 kilogram.
Keberhasilan tim Mata Kail semakin lengkap setelah kembali meraih penghargaan kategori Marlin Terbesar melalui tangkapan seberat 27,15 kilogram yang menjadi salah satu hasil tangkapan paling mencuri perhatian sepanjang turnamen berlangsung.
Sementara itu, tim Si Jago Fishing dari Kota Palopo tampil impresif dengan memborong dua kategori sekaligus, yakni Tuna Terbesar dan GT (Giant Trevally) Terbesar. Adapun kategori Tenggiri Terbesar berhasil diraih tim DHFC, sedangkan kategori Kakap Merah Terbesar menjadi milik tim GVK.
Tidak hanya menyuguhkan kompetisi di laut lepas, turnamen ini juga menghadirkan kategori Shore Fishing yang berlangsung di area pesisir dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta lokal. Pada kategori tersebut, Ayaruka berhasil keluar sebagai juara pertama.
Panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus, termasuk Kapten Terbaik yang diraih Galang dari tim Mata Kail serta penghargaan Yel-Yel Terbaik yang berhasil dibawa pulang oleh tim Pejuang Tangguh dari Kabupaten Barru.
Dengan total hadiah mencapai lebih dari Rp90 juta, Bupati Cup I menjadi salah satu turnamen memancing terbesar yang pernah digelar di wilayah pesisir Luwu Timur.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kesuksesan penyelenggaraan perdana ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan event serupa di masa mendatang. Selain memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata bahari, kegiatan tersebut juga diyakini mampu menggerakkan sektor perikanan, jasa, kuliner, hingga ekonomi masyarakat pesisir.
“Harapan kami, turnamen ini menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik peserta dari berbagai provinsi bahkan tingkat nasional. Dengan begitu, manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Ramadhan.
Kesuksesan National Sport Fishing Tournament Bupati Cup I sekaligus mempertegas langkah Luwu Timur dalam mengembangkan potensi Teluk Bone sebagai pusat olahraga memancing dan destinasi wisata bahari unggulan di kawasan timur Indonesia.
(Rils/Kominfo-sp|diolah)












