LUWU TIMUR — Kualitas pelayanan kesehatan tak hanya ditentukan oleh tenaga medis, tetapi juga oleh kesiapan fasilitas yang menopang pelayanan. Hal itu menjadi perhatian Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat meninjau langsung Puskesmas Angkona, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati mengecek kondisi bangunan, ruang pelayanan dan sejumlah fasilitas yang digunakan setiap hari. Dari peninjauan itu, ditemukan beberapa bagian yang masih membutuhkan pembenahan, termasuk keterbatasan ruang pada sejumlah unit pelayanan, salah satunya Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut.
Irwan juga menyempatkan berdialog dengan para pegawai untuk mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin melihat langsung kondisi Puskesmas Angkona, termasuk fasilitas dan kendala yang dihadapi. Apa yang menjadi kebutuhan dan bisa segera kita tindak lanjuti, tentu akan kita carikan solusinya,” ujar Irwan.
Keluhan Antrean Langsung Mendapat Respons
Salah satu persoalan yang disampaikan kepada Bupati adalah belum tersedianya layar informasi untuk menampilkan nomor antrean pasien.
Persoalan tersebut langsung mendapat respons. Bupati memberikan satu unit televisi yang dapat dimanfaatkan sebagai media informasi nomor antrean, sehingga proses pelayanan diharapkan menjadi lebih tertib dan mudah dipantau pasien.
Selain sistem informasi antrean, kondisi area pengambilan nomor antrean juga menjadi perhatian. Ruangan tersebut belum memiliki penutup yang memadai sehingga penggunaan pendingin udara belum dapat berjalan secara optimal.
Bupati kemudian menginstruksikan Kepala UPTD Puskesmas Angkona untuk segera melakukan pembenahan pada bagian tersebut. Penataan fasilitas diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga mendukung kondisi kerja para petugas.
Kapasitas Rawat Inap Perlu Diperkuat
Kebutuhan lain yang turut disampaikan dalam dialog adalah keterbatasan kapasitas ruang rawat inap.
Saat ini Puskesmas Angkona memiliki enam kamar rawat inap. Kapasitas tersebut dinilai belum sebanding dengan kebutuhan pelayanan, sehingga dalam kondisi tertentu satu kamar dapat ditempati hingga tiga pasien.
Pihak puskesmas mengusulkan penambahan kapasitas menjadi 10 kamar rawat inap. Penambahan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang pelayanan yang lebih memadai sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Bagi Bupati Irwan, peninjauan lapangan menjadi penting untuk memastikan setiap persoalan pelayanan dapat diketahui secara langsung dan ditangani berdasarkan kebutuhan prioritas.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya memastikan fasilitas kesehatan di daerah mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman dan optimal bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut turut didampingi Anggota DPRD Luwu Timur Muhammad Iwan, Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade, para kepala OPD serta Kepala UPTD Puskesmas Angkona.
(Rils/Kominfo-SP|diolah)












