BKSDM Luwu Timur Luncurkan “BKSDM Menyapa”, Perkuat Pemahaman ASN terhadap Tata Kelola Kepegawaian

Dok nh-exp/tim

LUWU TIMUR – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Luwu Timur menghadirkan inovasi komunikasi bertajuk BKSDM Menyapa sebagai forum interaktif yang bertujuan memperkuat sinergi antara BKSDM dengan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Program tersebut dirancang sebagai media komunikasi dua arah yang memungkinkan BKSDM menyampaikan berbagai kebijakan kepegawaian sekaligus menyerap aspirasi, kendala, dan masukan dari pengelola kepegawaian maupun ASN di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga puskesmas.

Kepala BKSDM Kabupaten Luwu Timur, Farha Arief, S.AP., mengatakan, BKSDM Menyapa merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian sekaligus menyamakan persepsi mengenai implementasi manajemen ASN yang selaras dengan agenda reformasi birokrasi.

“Melalui program ini kami ingin membangun komunikasi yang lebih efektif sehingga setiap kebijakan kepegawaian dapat dipahami secara utuh oleh seluruh ASN. Dengan demikian, pelaksanaan administrasi kepegawaian di setiap perangkat daerah dapat berjalan lebih tertib, cepat, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menurut Farha, pada pelaksanaan perdana, materi difokuskan pada hak cuti ASN. Tema tersebut dipilih karena masih ditemukan pengajuan cuti yang belum memenuhi persyaratan administrasi maupun prosedur yang berlaku, sehingga proses persetujuannya harus ditunda.

Melalui sesi ini, peserta memperoleh penjelasan menyeluruh mengenai mekanisme, persyaratan, hingga tahapan pengajuan cuti agar ke depan setiap permohonan dapat diproses secara lebih efektif dan sesuai regulasi.

Selain penyampaian materi, BKSDM juga memaparkan data kehadiran ASN pada masing-masing OPD. Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan perangkat daerah dalam melakukan pembinaan terhadap pegawai yang memiliki tingkat kehadiran rendah atau tidak memenuhi kewajiban disiplin tanpa alasan yang sah.

Program BKSDM Menyapa dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan peserta yang terdiri atas kepala subbagian, pengelola kepegawaian OPD, kecamatan, serta puskesmas di Kabupaten Luwu Timur.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Kinerja, dan Informasi Kepegawaian BKSDM Kabupaten Luwu Timur, Abdi, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa BKSDM Menyapa akan menjadi agenda rutin setiap bulan dengan materi yang disusun sesuai tugas dan fungsi masing-masing bidang di BKSDM.

Menurutnya, setiap sesi akan mengangkat isu-isu strategis, mulai dari sistem penilaian kinerja, jabatan fungsional, penerapan sistem merit, disiplin ASN, pengembangan kompetensi, hingga persiapan memasuki masa purna tugas.

“Melalui program ini kami berharap seluruh informasi terkait kepegawaian dapat tersampaikan secara merata, sekaligus menjadi ruang diskusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan administrasi yang dihadapi perangkat daerah. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan pemahaman ASN terhadap tata kelola kepegawaian serta mendukung terwujudnya ASN yang profesional dan berintegritas sesuai nilai-nilai BerAKHLAK,” kata Abdi.

Dengan pendekatan komunikasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan, BKSDM Menyapa diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kualitas manajemen ASN di Kabupaten Luwu Timur sekaligus mendorong terciptanya pelayanan publik yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Naskah ini disusun dengan struktur berita yang lebih kuat, menggunakan gaya bahasa media profesional, lead yang lebih menarik, alur yang runtut, serta menghindari kemiripan redaksional dengan naskah asli sehingga lebih layak untuk publikasi di media massa.

(Nh-exp/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *