Kementan Kucurkan Rp1,5 Miliar untuk Rehabilitasi 15 Jaringan Irigasi Tersier di Luwu Timur

Dok nh-exp/tim

Malili, – klipPemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali memperoleh dukungan dari Pemerintah Pusat untuk memperkuat sektor pertanian. Melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kabupaten Luwu Timur mendapatkan alokasi bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) senilai Rp1,5 miliar.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Rakhsan R., mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan 15 unit rehabilitasi jaringan irigasi tersier, dengan alokasi anggaran Rp100 juta pada setiap unit.

“Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur irigasi, sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya.

Menurut Rakhsan, Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi distribusi air ke lahan pertanian. Kegiatan rehabilitasi meliputi perbaikan saluran irigasi, pembangunan pasangan dinding dan lantai saluran, serta normalisasi aliran air agar sistem irigasi berfungsi lebih baik dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, ketersediaan jaringan irigasi yang andal akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan indeks pertanaman, produktivitas hasil pertanian, serta mengurangi risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.

Selain itu, program RJIT diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui produktivitas yang lebih tinggi, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Dengan dukungan APBN melalui Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis pembangunan infrastruktur irigasi akan semakin memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

(nh-exp/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *