Temui Warga Desa Adat Yang Awighnam Astu, Bupati Irwan Serap Aspirasi dan Tegaskan Komitmen Bangun Luwu Timur Inklusif

Dok kominfo-sp

LUWU TIMUR – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur untuk membangun daerah yang inklusif dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat kembali ditegaskan Bupati Irwan Bachri Syam saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Adat Yang Awighnam Astu di Pura Giri Tirta Nadi, Desa Balirejo-Wanasari, Kecamatan Angkona, Minggu (2/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda silaturahmi. Di hadapan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat Hindu, Bupati membuka ruang dialog untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga sekaligus memastikan setiap aspirasi akan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Turut mendampingi Bupati, Camat Angkona Putu Gede Sudarsana, Kepala Desa Wanasari Wayan Suardika, Ketua Adat Gede Ariana, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga Desa Balirejo-Wanasari.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan air bersih, hingga penanganan kawasan rawa yang kerap meluap saat musim hujan dan berdampak pada saluran irigasi serta kebersihan lingkungan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Irwan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti setiap persoalan melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Semua aspirasi yang disampaikan akan kami pelajari dan tindak lanjuti. Pemerintah hadir untuk memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan dan kemampuan daerah,” ujar Irwan.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memberikan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah seluruh umat beragama sebagai wujud menjaga kerukunan dan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat.

“Silakan mengajukan proposal sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah akan memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah tanpa membedakan agama, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” katanya.

Terkait persoalan air bersih yang menjadi keluhan masyarakat, Bupati memastikan akan segera berkoordinasi dengan instansi teknis agar penanganannya dapat dilakukan secepat mungkin sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Salah seorang warga, Komang Juliarta, mengapresiasi kehadiran langsung Bupati yang dinilainya membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, kesempatan berdialog secara langsung memberikan harapan baru bagi masyarakat agar berbagai persoalan yang selama ini dihadapi memperoleh perhatian dan solusi dari pemerintah daerah.

Silaturahmi tersebut kembali mempertegas komitmen Pemkab Luwu Timur untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, pemerintah berharap setiap kebijakan pembangunan dapat benar-benar menjawab kebutuhan warga sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas Kabupaten Luwu Timur.

(Rils/Kominfo-SP | diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *