LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan kerja Astamaops Kapolri sekaligus Komisaris MIND ID, Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, serta Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan sektor industri strategis di Kabupaten Luwu Timur.
Rombongan disambut langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Bandara Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (4/8/2026), melalui prosesi penyambutan adat berupa pengalungan bunga sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan.
Usai penyambutan, rombongan menghadiri jamuan makan malam dan ramah tamah di Taman Antar Bangsa (TAB), Sorowako. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, menjadi ruang mempererat komunikasi serta membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, MIND ID, dan PT Vale Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi atas kunjungan para pejabat nasional ke Bumi Batara Guru. Menurutnya, kehadiran jajaran pimpinan Polri, TNI, dan MIND ID menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan dan investasi yang berkelanjutan.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Semoga silaturahmi yang terbangun semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, mendukung iklim investasi, serta mendorong kemajuan Kabupaten Luwu Timur,” ujar Irwan.
Rangkaian kunjungan berlanjut pada Rabu (5/8/2026) dengan meninjau sejumlah fasilitas strategis milik PT Vale Indonesia. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Taman Kehati Sawerigading Wallacea, kawasan konservasi yang menjadi pusat pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus pengembangan berbagai spesies tanaman endemik Sulawesi.
Di kawasan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan mengenai program konservasi lingkungan yang dijalankan perusahaan sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan.
Selanjutnya, rombongan meninjau langsung area operasional pertambangan PT Vale Indonesia untuk melihat aktivitas produksi serta implementasi standar keselamatan kerja di kawasan tambang.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Solia Hill, tempat manajemen PT Vale memaparkan berbagai aspek operasional perusahaan, mulai dari cakupan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK), target produksi, penggunaan teknologi dan alat berat, hingga pengelolaan sumber daya manusia.
Agenda kunjungan ditutup di Master Control PT Vale Indonesia, tempat rombongan melihat sistem pengendalian operasional perusahaan yang memanfaatkan teknologi digital untuk memantau penggunaan energi, aktivitas produksi, hingga sistem pemantauan kondisi geologi dan deteksi aktivitas kegempaan secara real time.
Turut mendampingi dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut jajaran PT Vale Indonesia, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Timur, Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia industri dalam menciptakan iklim investasi yang aman, mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta mempercepat pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.
(rils/kominfo-sp|diolah)












