Pasangan RAMAH Prioritaskan Kesejahteraan Petugas Keagamaan di Sinjai Melalui Peningkatan Insentif

Calon bupati dan wakil bupati Sinjai 2024, Hj. Ratnawati Arif dan Andi Mahyanto Mazda

SINJAI, exposetimur.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai nomor urut 2, Hj. Ratnawati Arif dan Andi Mahyanto Mazda, memastikan komitmennya untuk melanjutkan dan menyempurnakan program pemberian insentif bagi petugas keagamaan. Program ini akan dioptimalkan melalui peningkatan besaran insentif yang diberikan, sebagai bagian dari agenda prioritas mereka jika terpilih pada Pilkada Sinjai 2024.

Hj. Ratnawati Arif, dalam keterangannya pada Rabu (9/10/2024), menegaskan bahwa program insentif petugas keagamaan menjadi salah satu pilar utama pembangunan pasangan yang dikenal dengan akronim RAMAH. Dia menekankan pentingnya peran petugas keagamaan, terutama dalam konteks daerah Sinjai yang dikenal sebagai Bumi Panrita Kitta’, sebagai pusat pendidikan agama dan budaya Islam.

“Petugas keagamaan merupakan fondasi utama di daerah ini. Saya bersama Andi Mahyanto telah berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan mereka lebih serius, salah satunya dengan meningkatkan insentif yang sudah ada,” ungkapnya.

Program yang diberi nama “RAMAH Keagamaan” ini menyasar kesejahteraan petugas keagamaan seperti guru mengaji, imam masjid, petugas riayah, imam desa/kelurahan, muadzin, penyelenggara jenazah, dan petugas penjaga makam di seluruh wilayah Sinjai. Ratnawati berharap bahwa dengan adanya tambahan insentif ini, petugas keagamaan di sembilan kecamatan akan lebih sejahtera dan mampu berkontribusi maksimal bagi masyarakat.

Mantan birokrat senior Pemkab Sinjai tersebut juga menyoroti pentingnya peran lembaga keagamaan dalam mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, tanpa peran aktif dari para petugas keagamaan, upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat akan sulit tercapai, meskipun sistem pemerintahan berjalan dengan baik.

“Pendidikan keagamaan yang berhasil akan membentuk perilaku dan eksistensi masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, kami sangat berharap peran petugas keagamaan ini dapat membantu pemerintah dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berkualitas,” tutupnya.

Program RAMAH ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi kesejahteraan petugas keagamaan di Sinjai sekaligus memperkuat basis pembangunan keagamaan di daerah tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *