Pemkab Luwu Timur Bergerak Cepat Tangani Keluhan Jalan Rusak Ussu–Malili, Perbaikan Permanen Segera Dimulai

Dok Kominfo-sp

Luwu Timur,— Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat terkait kerusakan ruas Jalan Tarengge–Batas Kota Malili, khususnya pada segmen Ussu hingga pintu masuk Kota Malili yang belakangan menjadi perhatian pengguna jalan.

Meski ruas tersebut merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak menunggu lebih lama dan langsung melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penanganan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur strategis penghubung kawasan pesisir dan pusat pemerintahan Kabupaten Luwu Timur.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Timur, Hendro Prabowo, mengungkapkan bahwa proses penanganan permanen saat ini telah memasuki tahapan persiapan pelaksanaan pekerjaan.

Menurutnya, pemerintah pusat melalui BBPJN Sulawesi Selatan telah merencanakan peningkatan kualitas jalan pada ruas tersebut dengan panjang penanganan sekitar 2,7 kilometer.

“Pekerjaan peningkatan jalan dari kawasan Batas Kota Malili hingga Ussu sudah masuk tahap persiapan pelaksanaan melalui mekanisme mini kompetisi. Ini menjadi kabar baik karena penanganan permanen segera direalisasikan,” ujar Hendro.

Sembari menunggu pelaksanaan proyek peningkatan jalan, Dinas PUPR Luwu Timur terlebih dahulu melakukan langkah-langkah darurat pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup berat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Penanganan sementara dilakukan melalui penimbunan pada bagian jalan yang berlubang dan mengalami penurunan kondisi permukaan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas. Karena itu, kami melakukan tindakan cepat pada titik-titik yang dianggap rawan sambil menunggu pekerjaan permanen dimulai,” jelas Hendro.

Ia menambahkan, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan pihak BBPJN terus dilakukan agar proses perbaikan dapat berjalan sesuai jadwal dan menjawab harapan masyarakat yang menginginkan kondisi jalan lebih baik.

Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif menyampaikan laporan dan masukan terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya.

Partisipasi warga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pelayanan publik, khususnya dalam sektor pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kepedulian masyarakat. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar koordinasi kami dengan instansi yang berwenang,” tambahnya.

Meski telah dilakukan penanganan sementara, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas jalan tersebut, terutama pada saat hujan dan malam hari ketika kondisi jalan sulit terlihat secara maksimal.

Respons cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak dibatasi oleh status kewenangan semata, melainkan berorientasi pada kebutuhan dan keselamatan warga sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

Dengan rencana peningkatan jalan yang segera dilaksanakan, diharapkan konektivitas wilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta mobilitas masyarakat menuju Kota Malili dapat semakin aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

(Rils/Kominfo-sp|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *