Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur terus memperluas akses pelayanan publik melalui program jemput bola administrasi kependudukan (adminduk). Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai perangkat daerah pelaksana, pelayanan langsung digelar di Kecamatan Wotu, Selasa (28/7/2026), dengan capaian 227 layanan administrasi kependudukan berhasil diselesaikan hanya dalam satu hari.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Luwu Timur untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Dengan mendatangi langsung wilayah kecamatan, warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Kantor Disdukcapil di Malili untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Pelayanan tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem yang cepat, mudah, dan efisien, sehingga hak masyarakat terhadap dokumen kependudukan dapat terpenuhi secara optimal.
Selama pelaksanaan pelayanan di Kecamatan Wotu, Disdukcapil Luwu Timur berhasil menyelesaikan 108 pencetakan KTP elektronik, 64 Kartu Keluarga (KK), 5 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), 10 surat pindah, 28 akta kelahiran, 8 akta kematian, 3 akta perkawinan, serta 1 pembaruan biodata kependudukan, dengan total 227 layanan.
Antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan langsung tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran layanan di tingkat kecamatan mampu memberikan kemudahan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan administrasi kependudukan.
Pemkab Luwu Timur memastikan program jemput bola administrasi kependudukan akan terus dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah kecamatan sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Setelah Kecamatan Wotu, rangkaian pelayanan dijadwalkan berlanjut di Kecamatan Mangkutana pada Rabu (29/7/2026).
Melalui inovasi pelayanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kepemilikan dokumen administrasi kependudukan masyarakat terus meningkat, sehingga akses terhadap berbagai layanan publik, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelayanan pemerintahan lainnya dapat diperoleh secara lebih mudah dan tepat sasaran.
(nh-exp/tim)












