Milad ke-23 Ponpes Uswatun Hasanah, Bupati Irwan Dorong Penguatan Karakter Generasi dan Hadiahkan Pembangunan Asrama

Dok kominfo-sp

LUWU TIMUR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Jadi ke-23 Pondok Pesantren (Ponpes) Uswatun Hasanah di Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu, menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, keluarga dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi yang berakhlak.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu (5/9/2026) tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Kita Perkokoh Persatuan dan Semangat Kemerdekaan untuk Mewujudkan Generasi Indonesia yang Berakhlak Mulia.”

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir dalam kegiatan itu mengajak para orang tua mengambil peran lebih aktif dalam membangun kebiasaan positif anak, khususnya dalam pendidikan agama.

Salah satu yang disoroti ialah gerakan Pejuang Subuh, program yang diinisiasi Bupati sebagai bagian dari upaya membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda melalui pembiasaan ibadah sejak dini.

Menurut Irwan, keberhasilan pendidikan karakter tidak cukup hanya mengandalkan sekolah atau pesantren. Kebiasaan yang dibangun di lingkungan keluarga memiliki pengaruh besar terhadap perilaku anak.

“Ada beberapa orang tua mengeluh, karena anaknya harus diantar ke masjid, mereka juga jadi ikut shalat. Lebih bagus lagi, ala bisa karena biasa,” ujar Irwan yang disambut tawa jamaah.

Pesan tersebut sejalan dengan hikmah Maulid yang disampaikan Direktur Pascasarjana UIN Palopo, Muhaemin. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan beribadah sejak anak masih berada pada usia dini, termasuk membiasakan salat Subuh secara berjamaah.

“Lebih baik anak ta menangis karena disuruh ibadah daripada sudah dewasa susah dikendalikan,” kata Muhaemin.

Program Pemerintah dan Pesan untuk Bersyukur

Di hadapan jamaah dan keluarga besar pesantren, Bupati Irwan juga menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah yang tengah berjalan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan bantuan bagi lanjut usia.

Ia mengajak masyarakat untuk melihat berbagai program pembangunan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen daerah untuk mensyukurinya.

“Sekecil apapun yang ada di daerah ini, syukuri ki, karena semua program yang ada di daerah ini belum tentu ada di daerah lain,” pesannya.

Kado Milad, Pemkab Bangun Asrama dan MCK

Perayaan milad ke-23 Ponpes Uswatun Hasanah juga mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan lingkungan pendidikan pesantren, pemerintah memastikan pembangunan asrama dan fasilitas sanitasi umum MCK (mandi, cuci, kakus) bagi Ponpes Uswatun Hasanah akan dilakukan secara bertahap melalui APBD Kabupaten Luwu Timur tahun anggaran 2026 dan 2027.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas sarana pesantren sekaligus memberikan lingkungan belajar dan tinggal yang lebih layak bagi para santri.

Momentum Maulid Nabi dan milad pesantren akhirnya tidak hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga ruang mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan dan keluarga dalam menyiapkan generasi Luwu Timur yang memiliki pengetahuan, kedisiplinan serta akhlak yang baik.

Pimpinan Ponpes Uswatun Hasanah, Ahmad Djalaluddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pengembangan pesantren serta pendidikan para santri.

(Rils/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *