Luwu Timur Raih Penghargaan KompasTV, Program Inovasi Desa Jadi Sorotan

Oplus_131072

JAKARTA SELATAN — Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kembali mendapat pengakuan atas upayanya mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat. Daerah berjuluk Bumi Batara Guru itu menerima penghargaan Daerah Peduli Inovasi Kreatif dari KompasTV dalam rangkaian puncak HUT ke-15 KompasTV bertajuk Indonesia B15A.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam acara yang berlangsung di Ambarawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).

Bupati Irwan hadir bersama Ketua TP PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani Irwan.

Penghargaan diberikan kepada daerah yang dinilai mampu mengembangkan kreativitas masyarakat serta mengoptimalkan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan.

Luwu Timur menjadi salah satu dari tujuh daerah di Indonesia yang memperoleh apresiasi tersebut. Enam daerah lainnya yakni Kabupaten Bandung, Jember, Kudus, Pati, Tabanan, dan Tangerang.

Pandu Juara Jadi Instrumen Pengembangan Ekonomi Desa

Bupati Irwan menyambut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki Luwu Timur.

“Alhamdulillah, malam ini adalah malam kebahagiaan bagi kami seluruh masyarakat Luwu Timur yang telah dianugerahi penghargaan dari KompasTV,” kata Irwan dalam wawancara doorstop seusai acara.

Menurutnya, penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu yang menjadi fokus adalah Program Pandu Juara, program unggulan Pemkab Luwu Timur yang diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa berdasarkan karakteristik dan sektor unggulan masing-masing wilayah.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk setiap desa pada 33 desa yang ditetapkan sebagai pilot project. Dana tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor potensial yang dapat menjadi sumber aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita telah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar per desa untuk 33 desa pilot project di masing-masing sektor unggulan. Kita kembangkan potensinya sehingga nantinya inilah yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan pelaku ekonomi di Kabupaten Luwu Timur,” ungkapnya.

Irwan menegaskan, pembangunan berbasis potensi lokal tidak semestinya berhenti pada penyediaan infrastruktur. Lebih dari itu, setiap program diharapkan mampu menciptakan kegiatan ekonomi yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Apresiasi untuk KompasTV

Di momentum yang sama, Bupati Irwan menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan KompasTV yang memasuki usia ke-15.

Ia berharap KompasTV terus mempertahankan peran strategisnya sebagai media yang menyajikan informasi berkualitas sekaligus ikut mendorong kemajuan Indonesia melalui pemberitaan yang konstruktif.

“Selamat ulang tahun ke 15 untuk KompasTV. Semoga KompasTV tetap menjadi media independen, terdepan, dan terpercaya. Salam dari Kabupaten Luwu Timur,” ucapnya.

Menurut Irwan, media memiliki posisi penting dalam mengawal pembangunan daerah. Pemberitaan yang kredibel tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong lahirnya optimisme dan partisipasi masyarakat.

Puncak HUT ke-15 KompasTV tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Bagi Luwu Timur, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mengembangkan potensi lokal. Pengakuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjadikan kreativitas masyarakat dan kekuatan ekonomi desa sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.

(Rils/kominfo-sp|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *