Bawalipu Ukir Sejarah di Wotu, Pertahankan Gelar Juara Turnamen HUT RI ke-81

Dok kominfo-sp

LUWU TIMUR — Bawalipu kembali menunjukkan dominasinya di lapangan hijau. Tim tersebut sukses mempertahankan gelar juara setelah menundukkan Lampenai dalam drama adu penalti pada partai final Turnamen Sepak Bola Antar Desa dan Klub se-Kecamatan Wotu, Jumat (11/9/2026).

Pertandingan puncak yang berlangsung di Lapangan Gaswo itu berakhir tanpa gol hingga waktu normal. Kedua kesebelasan bermain ketat dan harus menentukan pemenang melalui adu penalti. Bawalipu akhirnya keluar sebagai juara dengan kemenangan 5-4 atas Lampenai.

Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Bawalipu meraih gelar back to back, setelah pada penyelenggaraan tahun sebelumnya juga berhasil menjadi kampiun.

Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diikuti 16 tim dari desa dan klub se-Kecamatan Wotu.

Bupati Apresiasi Sportivitas Peserta

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi menutup rangkaian turnamen sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, panitia dan masyarakat yang telah menjaga semangat kompetisi selama kegiatan berlangsung.

Ia secara khusus memberikan ucapan selamat kepada Bawalipu yang mampu mempertahankan gelar juara. Namun, menurutnya, nilai penting dari turnamen tidak hanya terletak pada hasil pertandingan, tetapi juga pada sportivitas dan persaudaraan yang terbangun selama kompetisi.

“Selamat kepada Bawalipu yang kembali menjadi juara. Tentunya ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Namun yang lebih penting dari sebuah kemenangan adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, kebersamaan dan persaudaraan melalui olahraga,” ujar Irwan.

Bupati berharap turnamen serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan penyelenggaraan yang semakin baik. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kompetisi antardesa dan klub dinilai penting sebagai wadah pembinaan sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi olahraga.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tentu akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan olahraga yang positif seperti ini. Saya berharap dari turnamen ini lahir pemain-pemain muda berbakat yang nantinya bisa membawa nama baik Wotu dan Luwu Timur di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen dan mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari upaya mempererat persatuan.

Bawalipu Teratas, Dimas Raih Pemain Terbaik

Selain gelar juara, panitia juga menetapkan sejumlah penerima penghargaan pada turnamen tersebut.

Bawalipu keluar sebagai Juara I, disusul Lampenai sebagai Juara II. Sementara Persal FC dan Dewata FC berbagi posisi sebagai Juara III Bersama.

Penghargaan individu diberikan kepada Dimas (Lampenai) sebagai Best Player. Sedangkan gelar Top Skor diraih Taddi (Arolipu) dengan torehan empat gol.

Berakhirnya turnamen bukan sekadar menutup rangkaian pertandingan, tetapi juga menjadi penanda bahwa semangat kompetisi dapat berjalan beriringan dengan sportivitas, persaudaraan dan pembinaan talenta muda di tingkat kecamatan.

(Rils/Kominfo-SP|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *