Sinjai Gandeng Poltekpar Makassar, Pengembangan Pariwisata Didorong Berbasis SDM dan Ekonomi Lokal

Dok hms-kmf

MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Sinjai memperluas kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi kepariwisataan untuk memperkuat fondasi pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan daerah. Kerja sama dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar diarahkan tidak hanya pada pengembangan destinasi, tetapi juga peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut dituangkan melalui penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dan Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, di Kampus Poltekpar Makassar, Jalan Tanjung Bunga, Kota Makassar, Jumat (18/9/2026).

Bupati Ratnawati mengatakan, kekayaan potensi wisata dan kebudayaan yang dimiliki Sinjai membutuhkan tata kelola yang semakin profesional agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kita menyadari bahwa Sinjai memiliki potensi pariwisata dan kebudayaan yang besar. Namun, potensi tersebut harus dikelola dengan pengetahuan, keterampilan, inovasi, dan tata kelola yang baik agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Ratnawati.

Menurutnya, kerja sama dengan Poltekpar Makassar menjadi salah satu langkah strategis untuk mempertemukan potensi daerah dengan kapasitas akademik dan keahlian di bidang pariwisata.

Penguatan SDM, lanjutnya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan pariwisata. Destinasi yang berkembang membutuhkan tenaga pengelola yang memiliki kompetensi, kreativitas, serta kemampuan memberikan pelayanan yang berkualitas.

“Melalui pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan, hingga kolaborasi penyelenggaraan event pariwisata dan kebudayaan, kita ingin memastikan bahwa pembangunan pariwisata tidak hanya menghasilkan destinasi yang menarik, tetapi juga masyarakat yang berdaya, SDM yang kompeten, dan ekonomi lokal yang semakin tumbuh,” jelasnya.

Dari Kesepakatan Menuju Program Nyata

Nota kesepakatan tersebut selanjutnya diharapkan menjadi landasan untuk melahirkan program kerja yang dapat diterapkan secara konkret di Kabupaten Sinjai.

Ruang kolaborasi mencakup pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan pengelolaan destinasi, hingga penguatan kegiatan pariwisata dan kebudayaan.

Pemkab Sinjai berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi diterjemahkan dalam program yang terukur dan berkelanjutan sesuai kebutuhan pengembangan pariwisata daerah.

Dengan dukungan penguatan kapasitas SDM dan pendampingan yang tepat, potensi pariwisata Sinjai diharapkan dapat dikelola secara lebih terarah sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi keterlibatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Penandatanganan nota kesepakatan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai, H. A. Mandasini, Kepala Bagian Kesra Setdakab Sinjai, Hj. Kamriah Yusuf Akbar, serta jajaran Poltekpar Makassar.

(Hms-kmf|AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *