Dorong Hunian Sehat Berbasis Keluarga, Wabup Luwu Timur Tekankan Peran Strategis PKK dalam Edukasi Masyarakat

Dok Kominfo-sp

Luwu Timur — Upaya mendorong terciptanya lingkungan hunian yang sehat dan layak huni terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), di Aula Hotel Sikumbang, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta dari unsur pengurus PKK tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler.

Dalam arahannya, Puspawati menegaskan bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, sementara gerakan PKK memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

“Lingkungan hunian yang sehat tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesadaran dan perilaku masyarakat. Di sinilah peran keluarga dan PKK menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh kader PKK untuk aktif mengambil peran sebagai agen edukasi, menyampaikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya sanitasi, kebersihan lingkungan, serta standar rumah layak huni.

Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Timur, Ani Nurbani Irwan, turut menegaskan pentingnya penguatan peran kader di tingkat akar rumput. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan keluarga.

“Kader PKK harus hadir sebagai motor penggerak perubahan, mulai dari pengelolaan pekarangan, menjaga kebersihan, hingga memperkuat pendataan dasawisma sebagai basis pembangunan keluarga sehat,” ungkapnya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan serta Perkimtan Provinsi Sulawesi Selatan yang bergabung secara virtual, memberikan pemaparan terkait standar perumahan sehat, kebijakan permukiman, serta program strategis di tingkat provinsi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep hunian sehat, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan masing-masing.

Selain itu, sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kawasan permukiman yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.

(rils/kominfo-sp | diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *