Malili – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Timur sisa masa bakti 2023–2028. Pengukuhan yang dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah Luwu Timur Dr. Ramadhan Pirade, Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur Rusdi Daming, serta dihadiri kepala bidang, pengawas sekolah, dan para kepala sekolah, khususnya dari Kecamatan Malili.
Mengusung tema “Mewujudkan Dewan Pendidikan yang Profesional, Independen, dan Kolaboratif dalam Mendukung Transformasi Pendidikan Menuju Luwu Timur Juara”, pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam memajukan dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah. Ia menegaskan bahwa Dewan Pendidikan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memberikan masukan, pengawasan, serta rekomendasi terhadap kebijakan pendidikan di daerah.
“Amanah ini bukan tugas yang ringan. Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankannya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Luwu Timur,” ujar Irwan.
Menurut Bupati, keberadaan Dewan Pendidikan diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan Dewan Pendidikan terhadap berbagai program prioritas pemerintah daerah, termasuk Kartu Lutim Pintar, penguatan kualitas tenaga pendidik, pembenahan sarana dan prasarana sekolah, serta pengembangan sistem Satu Data Pendidikan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, Irwan mengajak Dewan Pendidikan untuk membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah, komite sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan mampu melindungi peserta didik dari berbagai pengaruh negatif.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Herdinang, menyatakan kesiapan seluruh pengurus untuk mengemban amanah tersebut secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, meskipun masa kepengurusan yang tersisa sekitar dua tahun, Dewan Pendidikan berkomitmen membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen pendidikan demi mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Luwu Timur.
“Kami siap bekerja sama dengan seluruh pihak untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Luwu Timur. Amanah ini akan kami jalankan sebaik-baiknya demi mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas,” kata Herdinang.
Sebagai lembaga yang bersifat mandiri, Dewan Pendidikan memiliki fungsi memberikan pertimbangan, dukungan, pengawasan, serta menjembatani aspirasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Kehadirannya diharapkan semakin memperkuat transformasi pendidikan menuju terwujudnya Luwu Timur Juara melalui sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
(Rils/kominfo-sp | diolah)












