LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur terus memantapkan langkah menghadapi Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2026. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Persiapan Verifikasi STBM Awards yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Selasa (4/8/2026).
Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi, mengevaluasi kesiapan daerah, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh tahapan verifikasi berjalan optimal hingga penilaian tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa keberhasilan meraih prestasi pada STBM Awards tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga dukungan masyarakat.
“STBM adalah cerminan kualitas pelayanan dasar dan komitmen kita dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Karena itu, seluruh pihak harus bergerak bersama, saling berkoordinasi, dan memastikan setiap indikator penilaian benar-benar terpenuhi,” tegas Irwan.
Ia menjelaskan, sebanyak 69 desa di 11 kecamatan menjadi lokus penilaian STBM Awards tahun ini. Oleh sebab itu, seluruh kepala desa, camat, kepala puskesmas, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi di lapangan, termasuk kelengkapan dokumen pendukung dan pemenuhan seluruh indikator yang dipersyaratkan.
Menurut Irwan, setiap kendala yang ditemukan harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti lebih awal sehingga tidak menjadi hambatan pada saat proses verifikasi berlangsung.
Bupati juga mengingatkan bahwa Luwu Timur memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program sanitasi berbasis masyarakat, termasuk keberhasilan meraih STBM Awards tingkat nasional pada 2021. Prestasi tersebut, katanya, harus menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian pada tahun ini.
“Kita pernah membuktikan mampu meraih penghargaan tingkat nasional. Kini saatnya seluruh jajaran kembali bekerja maksimal agar prestasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Irwan turut melakukan penandatanganan Form Self Assessment Kabupaten STBM Awards Madya sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung pelaksanaan program sanitasi berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Penandatanganan tersebut disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, dr. Helmy Kahar.
Rapat turut dihadiri Kepala Baznas Kabupaten Luwu Timur Fahri Ansyah, perwakilan perusahaan swasta, Save the Children, Celosia Marennu, para kepala OPD, camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan STBM.
Melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor tersebut, Pemkab Luwu Timur optimistis mampu menghadirkan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang semakin berkualitas, sekaligus mengantarkan daerah kembali menorehkan prestasi pada STBM Awards 2026 di tingkat nasional.
(Rils/Kominfo-SP | diolah)












