LUWU TIMUR – Kabupaten Luwu Timur meraih peringkat kedua kategori kabupaten/kota dalam ajang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award 2026 Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (21/10/2026).
Capaian ini didasarkan pada indikator Universal Coverage Jamsostek (UCJ), yang mengukur cakupan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Berdasarkan indikator tersebut, sebanyak 83.202 pekerja di Kabupaten Luwu Timur telah tercatat sebagai peserta program perlindungan ketenagakerjaan.
Penghargaan ini menjadi salah satu tolok ukur upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses perlindungan bagi masyarakat pekerja, termasuk kelompok pekerja rentan yang menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Joni Patabi, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu Timur.
Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh daerah penerima penghargaan. Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi, tetapi menjadi pendorong untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Bupati Irwan Bachri Syam menyatakan, penghargaan yang diraih Luwu Timur menjadi motivasi untuk meningkatkan kepesertaan sekaligus memperluas manfaat perlindungan bagi pekerja.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Luwu Timur,” ujar Irwan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan semakin banyak pekerja, terutama pekerja rentan, memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko yang berkaitan dengan pekerjaan.
“Kami ingin semakin banyak pekerja, termasuk pekerja rentan, mendapatkan perlindungan agar mereka lebih tenang dalam bekerja dan memiliki jaminan ketika menghadapi risiko pekerjaan,” tambahnya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur, Rahmatia Arsad, turut mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut Rahmatia, capaian tersebut mencerminkan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, serta berbagai pemangku kepentingan.
Ia menilai, keberhasilan menempati posisi kedua di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan merupakan hasil sinergi dan konsistensi dalam memperluas perlindungan bagi pekerja, termasuk kelompok rentan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan melanjutkan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan terkait guna meningkatkan cakupan kepesertaan UCJ.
Melalui upaya tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak pekerja di Luwu Timur memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga risiko pekerjaan dapat diantisipasi dengan lebih baik.
(Rils/Kominfo-SP, diolah)












