JENEPONTO, EXPOSETIMUR.COM _ Kasus pembunuhan yang dilakukan Karing (43) terhadap menantunya, Sewang (26) pada malam Kamis, 7 November 2019, sekitar pukul 01:00 dini hari, berbutut pada pengrusakan rumah pelaku yang berada di Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.
Aksi pengrusakan tersebut dilakukan keluarga korban pada Jumat 8 November 2019, yang diketahui datang dari Camba Camba Kabupaten Jeneponto, yang juga daerah asal korban. Akibatnya, rumah pelaku hancur dan semua dindingnya hancur dijatuhkan ke tanah oleh massa keluarga korban.
Polisi baru tiba di lokasi dengan satu mobil truk usai massa menghancurkan rumah pelaku.
Salah satu warga mengatakan bahwa, Sewang di bunuh oleh mertuanya sendiri yang diduga mabuk. Awalnya, pelaku datang sekitar pukul 01:00 meminta menantunya tersebut memotongkan ayam, namun di tolak oleh korban karena ayam sedang bertelur. Penolakan inilah yang diduga menjadikan pelaku naik pitam dan langsung menikam korban yang kemudian ditemukan meninggal di depan rumahnya, disekitar selokan.
“terjadi mulai depan rumahnya dan didapat diselokan. Katanya minta beng dipotongkan ayam tapi ayam moppoki jadi ini menantunya bilang, masa mau diptong, disitumi mulai na toboki” Ujar El, salah satu warga setempat yang dikonfirmsi exposetimur.
Korban Sewang yang diketahui bekerja sebagai sales, dikenal ramah oleh teman teman kerjanya, begitu juga tetangganya, bahkan menurut tetangganya dan temannya, usai menikah, Sewang tidak malu menjual sayuran usai pulang kerja demi keluarga kecilnya” Kenang Dewi, salah satu teman kerja korban pada komentarnya.
Saat ini pelaku Karing, sudah diamankan pihak kepoliaian untuk menjalani proses hukum yang berlaku. (Red)












