Siswa SMAN 9 Sinjai Gelar Aksi Terkait Dana Porseni, Begini Penjelasan Kepsek

  • Bagikan
Kepala sekolah SMAN 9 Sinjai Sunardi saat menerima siswa peserta aksi, Selasa (10/12/2019)

SINJAI, EXPOSETIMUR.COM _ Pekan olahraga dan Seni (Porseni) adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh UPT SMAN 9 Sinjai, begitu pula dengan tahun ini, tepat pada tanggal 9 Desember 2019 mengadakan pembukaan Porseni,

Namun ada yang ganjil di Porseni kali ini sehingga siswa SMAN 9 Sinjai kemudian melakukan aksi unjuk rasa di lapangan upacara SMAN 9 SINJAI Kelurahan Mannnati Kecamatan Tellulimpoe pada Selasa (10/12/2019 ) dengan 3 persoalan yang menjadi tuntutan dan pertanyaan para siswa  yaitu:

1.Kurangnya keterbukaan dana dari Sekolah, (harus ada keterbukaan pihak sekolah)

2.kurangnya dana yang diberikan kepada organisasi Sekolah, sehingga timbul perspektif bahwa terjadi penyimpangan dana Sekolah

3.Ditundanya porseni selama 2 hari dengan alasan keterbatasan dana.

Hal ini diungkapkan oleh Muh Fatwin, salah satus peserta aksi .

Menanggapi aksi tersebut usai menemui demonstran, Sunardi selaku Kepala Sekolah SMAN 9 Sinjai saat dimintai keterangan oleh team exposetimur, membantah dengan dalil bahwa, dananya tidak dicairkan.

“Dananya ada sebesar 5.500.000 baru 500.000 saya kasikan panitia selebihnya baru mau saya kasikan ini hari sebab baru dicairkan kemaring sore,  tiba-tiba  siswa pagi-pagi aksi dengan dalil dana tidak akan dicairkan” ungkapnya

Dia juga menambahkan, “ini hanya mis komunikasi antara saya dengan Panitia, sebenarnya saya tunggu siswa menghadap baik-baik ini hari” Kata Sunardi.

Meyikapi aksi yang dilakukan oleh siswa  SMAN 9 Sinjai salah satu alumni SMAN 9 Sinjai, Ardiansyah mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut yang dinilai mencoreng nama Sekolah.

“Sebagai alumi, sangat menyayangkan hal sepert ini, sangat sangat mencoreng nama baik sekolah. Porseni ini merupakan ajang untuk siswa melepaskan kejenuhan belajar melalui lomba minat dan bakat,  mestinya pihak sekolah harus mampu mengakomodir semua itu. Pihak sekolah tdk boleh mempersempit ruang kreativitas siswa, mereka harus d support full baik itu segi materi maupun non materi .saya berharap masalah ini segera di selesaikan dan porseni tetap berjalan”ungkap Ardiansyah

Baca Juga :   Diduga Menipu Nasabah, Mahasiswa Serunduk Kantor PT. JBA Makassar

(Lap:Pardi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *