Cegah Stunting, Pemdes Kambuno Bersama Rumah Desa Sehat Gelar Workshop Konvergensi

  • Bagikan
Workshop Rumah Desa Sehat bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kambuno untuk pencegahan dan Penanganan stunting, Jumat (20/12/2019)

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Stunting masih menjadi permasalah kesehatan utama bagi anak dan balita di Indonesia. Untuk itu dalam penyusunan rencana strategis (Renstra) perlu ada pembahasan khusus soal stunting.

Desa kambuno Kec.Bulukumpa, Kab.Bulukumba, salah satu Desa yang saat ini fokus dengan isu stunting. Hal tersebut kemudian dilakukan pembetukan wadah untuk untuk tujuan mencegahan stunting sebagai lembaga kordinasi.

Salah satu lembaga yang telah di bentuk yakni Rumah Desa Sehat yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kambuno yang pada hari ini, Jumat (20/12/2019) mengadakan “Workshop Konvergensi pencegahan dan Penanganan stunting dengan gunting si Mas Cerdik dan Komitmen Bersama upaya pencegahan dan penanganan stunting”.

Kegiatan ini dihadiri 3 pembicara yakni:

1. dr. Ariani Said Culla, MKes, SpPK (Ketua Pokja IV PKK Kab. Bulukumba)
2. Nirwana ,SKM (Puskesmas Tanete)
3. Arman, SP. M. Si (Pendamping Desa Pemberdayaan P3MD Kec. Bulukumpa)

Selain itu, Kegiatan ini turut dihadiri sebanyak 67 orang peserta anatara lain,
KUA Bulukumpa, Pendamping Desa, Kader Posyandu, PKK Kec. Bulukumpa, Puskesmas Tanete, PKK Desa Kambuno, BPD, RDS , tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda.

Kepala Desa Kambuno menuturkan bahwa,  Stunting merupakan kondisi kesehatan anak dan balita yang menjadi permasalah yang masih sering terjadi ditengah masyarakat, sehingga pemrintah harus hadis bersama semua pihak untuk melakukan upaya pencegahan, Olehnya itu Desa Kambuno menyambut baik kegiatan Workshop ini.

“Pemrintah memiliki tanggungjwab bukan hanya pada insfrstruktur tetapi masalah kesehatan warganya, kita harus selalu hadir mencari solusi dan pencegahan sperti stunting ini, Workshop ini sangat baik dan kami lakukan kerjasama demi mencari solusi pencegahan” Ujar Syahrullah Syam.

Selain kegiatan workshop, juga dilaksanakan juga penandatanganan komitmen bersama upaya pencegahan dan penanganan stunting dan pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita yang dilakukan setelah kegiatan workshop tersebut.

Baca Juga :   Peningkatan Kapasitas Petugas Tracer Covid-19, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Jadi Peserta

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *