Gelar Dialog Keperempuanan, IMM Bulukumba Bahas ‘Peran Perempuan Dalam Mengawal Pilkada 2020

  • Bagikan
Fhoto bersama dan penyerahan piaga penghargaan pada para narasumber dialog keperempuanan,

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Bulukumba mengadakan Dilalog Keperempuanan yang berlokasi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bulukumba. Ahad (22/12/2019).

Dialog yang dihadiri oleh puluhan Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bulukumba serta perwakilan BEM STAI Al-Gazali Bulukumba menghadirkan beberapa Narasumber diantaranya, Basmawati Haris (Penggiat Literasi Bulukumba / Founder Rumah Baca Phinisi Bulukumba), Arifah Ulviah (Ketua Bidang Pendidikan Nasyiatul Aisyiyah Priode 2016/2019), Bakri Abu Bakar (Koordinator Devisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa BAWASLU Bulukumba), Kaharuddin (Ketua KPU Kabupaten Bulukumba).

Sekretaris Bidang IMMawati Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Bulukumba, Wahyuningsih Z menjelaskan bahwa Kegiatan ini di laksanakan Untuk membangun semangat perempuan.

“Dalam mengawal pilkada 2020 di kabupaten Bulukumba duharapkan agar perempuan mampu mengambil peran dalam mengawal pilkada tersebut” Kata Wahyuningsih yang didaulat selaku moderator yang juga merupakan dewan redaksi exposetimur.com.

Disisi lain, Basmawati Haris salah satu Narasumber selaku perwakilan dari Penggiat Literasi Bulukumba / Founder Rumah Baca Phinisi Bulukumba menyampaikan bahwa kesalahan penafsiran yang salah tentang Gender dan Kodrat yang mengakar pada mindset masyarakat yang mengakibatkan penomorduaan pada perempuan.

“Salah satu bentuk keterlibatan perempuan pada sistem Parlemen di Negeri ini adalah disediakannya 30 persen keterlibatan perempuan ini merupakan upaya untuk mengikutsertakan peran perempuan dalam mengawal demokrasi” Tuturnya.

Disamping itu, Arifah Ulviah selaku Ketua Bidang Pendidikan Nasyiatul Aisyiyah Priode 2016/2019 dan menjadi Narasumber menyampaikan bahwa Ada beberapa point penting yang harus dilakukan perempuan dalam melakukan pengawalan.

“Sebelum melakukan pengawalan, perempuan pada dasarnya harus tuntas pada persoalan dirinya terlebih dahulu. Peran perempuan harus mampu membawa nilai-nilai kebenaran dalam sistem berdemokrasi” Ucapnya.

Baca Juga :   Jelang Musda, Karateker DPD KNPI Kolaka Timur Terus Lakukan Persiapan Pelaksanaan

Selain itu, Bakri Abu Bakar selaku Narasumber dan menjabat sebagai Koordinator Devisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa BAWASLU Bulukumba mengajak kaum perempuan dibulukumba untuk membentuk Kampung Demokrasi.

“Kami tantang IMM atau IMMawati menggagas program Inovasi berkaitan dengan demokrasi Nilai, bisa membentuk kampung binaan demokrasi yang mengarah keperbaikan Demokrasi dan Pendidikan Politik Nilai dimasyarakat” Tegasnya.

Disamping itu, Kaharuddin selaku Ketua KPU Kabupaten Bulukumba yang menjadi Narasumber menyampikan tahapan-tahapan dalam melakukan pemilihan.

“Peraturan KPU No.16 Tahun 2019 membahas terkait mengenai kegiatan Sosialisasi yang melibatkan Organiaasi Kepemudaan yang ada dibulukumba dan bisa berperan Aktif serta melakukan kunjungan Ke Rumah Pintar Pemiluh KPU Bulukumba” Tutupnya,

(Inchy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *