BULUKUMBA,Exposetimur.com-Puluhan kader Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) melakukan aksi demonstrasi di Polres Bulukumba dan Kantor Bupati Kabupaten Bulukumba Senin/27/07/2020
Berawal dari adanya indikasi korupsi Bantuan sosial di tengah Pandemi Covid-19 oleh Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba dan saat ini masih dalam taraf penyidikan oleh Polres Bukukumba karena terkendala hasil Audit Inspektorat Bulukumba.
Dana bantuan covid-19 tidak sedikit sekitar 1,9 Miliar, sungguh dana bantuan yang besar dan dinas sosial diduga melakukan markup anggaran pembelian item sembako sebesar 470 juta.
Maka dari itu KPPM melakukan aksi demonstrasi dengan membawa beberapa tuntutan, diantaranya
1.Mendesak Polres Bulukumba untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi dana bantuan covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba
2.Meminta Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba Untuk melakukan transparansi anggaran terkait dana bantuan BLT, PKH dan BLNT.
3.Copot kepala dinas Sosial Kabupaten Bulukumba jika terbukti melakukan Korupsi dana bantuan covid-19 di bulukumba
4.Mendesak Bupati Bulukumba untuk mengevaluasi kinerja Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba
Hal ini kami lakukan sebagaimana amanat UU No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, UU No. 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan terbebas dari korupsi, kolusi dan Nepotisme dan UU No. 12 Tahun 2008 Tentang keterbukaan informasi Publik Tegas Jendral Lapangan”Asfar.
Lanjut, Polres Bulukumba harus lebih aktif dan menuntaskan kasus ini sampai selesai, jika tidak kami akan melakukan aksi demonstrasi dengan kuantitas massa yang lebih besar”tegas Asfar.
Ia juga mengatakan bahwa aksi yang dilakulan jelas sebagai kontrol terhadap pemerintah serta menggambarkan bahwa masi banyak permasalahan yang harus di tuntaskan di Kabupaten Bulukumba”tutupnya
Exposetimur












