Dari Pengkaderan Hingga Diklat Ke-VIII Pelajar Eksis Bersama Ketum PASTI Sultra

  • Bagikan
Penyerahan Tas kepada para peserta Diklat Ke-VIII Pelajar Eksis
Penyerahan Tas kepada para peserta Diklat Ke-VIII Pelajar Eksis

Sultra, exposetimur.com – Kegiatan Pengkaderan yang ke 8 dengan tema “peningkatan etika wawasan intelektual” dirangkaikan Diklat para kader muda yang masih berstatus pelajar eksis bersama ketua umum PASTI Sultra dan para pengurus inti. Kegiatan bertempat di Desa Anggopiu, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (4/10/2021)

Ketua umum PASTI “M.Arman Larangtukala” mengungkapkan, Kader mudah Eksis bukan tanpa alasan, melainkan betapa pentingnya menjaga kiblat pendidikan demi bangsa dan negara “Intinya dalam organisasi ini, kita semua patu menjaga Marwan dan martabat dalam,melalui gagasan ilmu pengetahuan berbasis pendidikan,agar tema pengkaderan menggambarkan cerminan dari wujud orientasi organisasi” Ungkapnya

Lanjut kata Arman sapaan akrabnya, “Lagian ilmu pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu diharapkan kepada kader muda tetap melanjutkan pendidikan(Sekolah)” Harapnya sembari menyemangati para peserta.

Napak Para Kader saat Pelatihan (Diklat)
Satu demi satu, dari jumlah 100 orang pelajar menerima Tas sekolah sebagai wujud tanggung jawab dan kewajiban bersama, atas hak kader muda yang bergabung dalam organisasi PASTI Sultra.

Pemberian tersebut diserahkan langsung kepada kader muda melalui tangan Arman Larangtukala Ketua Umum PASTI Sultra bersama A.sulfitrah selaku Dewan Pembina.

Lebih menariknya lagi,  ‘La Songo” Ketua DPW PPWI Sultra turut meluangkan waktu dalam penyerahan yang nampak membakar semangat kader-kader muda atas kehadirannya tersebut.

Pembagian Tas Sekolah tersebut diberikan bagi Kader yang masih berstatus Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berjumlah sebanyak 100 buah. Sementara untuk kader mudah yang memiliki latar belakang pendidikan sedang tertunda, baik yang tertunda ditingkat Sekolah SMP atau SMA sederajat, akan di arahkan dan dibantu untuk mengikuti ujian paket B dan C melalui instansi terkait. Hal ini ditirukan Ketua Umum, seperti sebelumnya Dewan pembina memaparkan dalam sambutannya saat acara pengkaderan.

Arman menambahkan, bahwa melalui pengkaderan baru PB PASTI Distrik Konawe ini,  merupakan langkah untuk mematangkan karakter para anak muda maupun masyarakat Tolaki agar selalu menjadi garda terdepan dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi antar sesama, serta menjaga adat istiadat Suku Tolaki pada umumnya.

” Kami sangat bersyukur ratusan pelajar generasi penerus yang terketuk hatinya menjaga dan berhimpun dalam organisasi Suku Tolaki Indonesia” Ujarnya.

Ia pun menyingung soal solusi bagi kader yang belum memiliki pekerjaan tetap, melalui pertanyaan wartawan Supriadi Buraerah yang juga selaku tamu undangan dalam kegiatan tersebut Sabtu siang 2 Oktober 2021 sampai selesai.

Dalam keterangan persnya, Arman mengutarakan “saya selaku ketua Umum PASTI Sultra sangat mendukung PB PASTI jika ada kader yang ingin jadi pengusaha, sesuai potensi bakat yang dimiliki masing-masing kader”

Baca Juga :   Pererat Tali Persaudaraan, IKatan Pemuda Mahasiswa Kota Komba Utara Makassar Gelar Deklarasi

“Insha Allah, kami juga mensupport bagi kader yang ingin jadi pengusaha. Kebetulan HIPTI (Himpunan Pengusaha Tolaki ) adalah mitra ormas PASTI. Insha Allah akan difasilitasi kedepannya dan kami akan berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mencari solusi bagi kader yang belum memiliki pekerjaan tetap” tutup Arman

Terpisah A.Sulfitrah ketua DPC PPWI sekaligus Ketua Dewan pembina PASTI,  berharap kepada semua yang tergabung dalam organisasi PASTI Sultra agar selalu berperilaku santun baik dalam organisasi maupun aktivitas di luar kegiatan organisasi. “saya sangat berharap pada para kader untuk kedepankan rasa saling menghormati antar sesama manusia, dan selalu patuh pada aturan- aturan dan perundang-undangan, mengingat kita semua berada dalam negara kesatuan Republik Indonesia yang merupakan negara hukum” Terangnya.

Lanjut diungkapkan dengan Tegas, “Apabila di kemudian hari terjadi kekeliruan beraroma gesekan, upayakan jangan berujung pada kegaduhan yang dapat menimbulkan perpecahan, namun perlu disikapi dengan bijak, agar kekeliruan kembali terkendali dan berbuah kedamaian sesuai selogan NKRI yang cintai bersama” Tegas A.Sulfitrah.

Pria kelahiran Unaha 12-12-1977 ini  yang kental dikenal sosok humanis dan enerjik dalam bersosialisasi dengan kelihaiannya berhasil membuktikan acara yang berlangsung berjalan dengan hikmat terbingkai dalam kebersamaan dalam mensukseskan kegiatan pengkaderan maupun Diklat. Berkat dukungan dari berbagai elemen masyarakat secara umum, kiprahnya dalam mengembang tanggung jawab serta amanah selaku ketua Dewan pembina PASTI sultra, merupakan pucuk daun segar yang patut di jadikan contoh bagi kader-kader PASTI.

“Suksesnya kegiatan yang di langsungkan tentu tidak lah mudah, jika tanpa dukungan dari berbagai elemen masyarakat , untuk itu saya ucapkan banyak terima kasih” tutupnya

Hal senada diungkapkan Ketua Poros Muda Sultra, ia mengaku sangat mengapresiasi sosok Ketua Pasti Sultra yang sudah sukses melaksanakan Diklat Ke VIII, dimana dalam Diklat tersebut, PASTI Sultra juga memberikan tas kepada para kadernya, “Hal semacam ini perlu kita contoh,”ucap Jefri sapaan akrabnya.

Perlu diketahui kegiatan pengkaderan maupun Diklat Ke VIII PB PASTI Prov. Sultra berjumlah sebanyak 120 orang, Sebelum kegiatan berlangsung pihak kepolisian dan instansi pemerintah telah memberikan izin, sehingga kegiatan pun berlajan lancar dan hikmat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: