Dihadiri Penggiat Seni dan Literasi, AMK PPP Gelar Pemuda dan Manifestasi Cinta

Dihadiri Penggiat Seni dan Literasi, AMK PPP Gelar Pemuda dan Manifestasi Cinta

Bantaeng, exposetimur.com | Angkatan Muda Ka’bah Partai Persatuan Pembangunan (AMK PPP) menggelar diskusi santai sebagai program bulanan yang sedang berjalan saat ini dengan tema Pemuda dan Manifestasi Cinta di kantor DPC PPP Jl. H. Mangun Karim Bantaeng, Minggu (13/02/22).

Sekedar diketahui, Ruang Diskusi Santai kali ini sebenarnya akan diadakan di Bissappu Waterfall namun karena cuaca yang kurang mendukung akhirnya dialihkan ke ruang kantor DPC PPP.

Dengan tema ” Pemuda dan Manifestasi Cinta “, AMK menghadirkan narasumber Dion Syaef Sain seorang pegiat seni juga sebagai koordinator komunitas Pakampong Tulen, serta Sulhan Yusuf seorang pegiat literasi yang merupakan CEO Boetta Illmu – Rumah Pengetahuan.

Muhammad Fajri sebagai ketua umum AMK membuka ruang diskusi santai tersebut dengan mengutip kisah Sayyidina Ali dan Qais Majnun, kisah Sayyidina Ali adalah beliau mampu merelakan perlengkapan perangnya sebagai Mahar untuk Sayyidah Fatimah, sedangkan kisah Qais Majnun yaitu enggan menerima tawaran selir-selir dari Pangeran Naufal karena pandangan cintanya hanya kepada Laila.

Setelah ada pengantar dari ketua umum, para peserta diskusi yang dimana mereka adalah pengurus dan anggota AMK diberikan kesempatan untuk menggambarkan dan mempersepsikan perihal Pemuda dan Manifestasi Cinta.

Ada banyak ungkapan dan persepsi dari peserta diskusi, ada yang mengungkapkan bahwa cinta adalah rasa, cinta adalah hal yang tak terdefenisi, cinta adalah kesetiaan dan kerinduan, juga ada peserta yang mengungkapkan bahwa cinta tidak hanya kepada lawan jenis juga kepada orangtua, sahabat dan teman, disisi lain juga ada peserta yang mengatakan bahwa cinta itu bukan saja kepada manusia melainkan cinta dapat dimanifestasikan kepada pekerjaan dan lain sebagainya.

Selesai mendengar ungkapan dari peserta, Dion Syaef Sain diberikan kesempatan untuk berbicara perihal Pemuda dan Manifestasi Cinta, Dion banyak menceritakan tentang kisah Rama, Sinta dan Rahwana.

Dion mengatakan bahwa antara Rama dan Rahwana memperebutkan cinta Sinta, manifestasi cinta dari Rama yang telah memiliki hati Sinta harus memperjuangkan mendapatkan fisik dari Sinta, begitu pula Rahwana yang telah memiliki Fisik Sinta walaupun tidak memiliki hatinya pun Rahwana tetap menjaga Sinta tanpa merusaknya.

Baca Juga :   Wujudkan Literasi Desa, Komunitas Satu Atap Bersama KT Jera Lompoa Ngelapak di Desa Bonto Bulaeng

” Dalam cinta ada pada diri kita, manifestasinya kembali pada masing-masing individu untuk mengimplementasikannya “, kata Dion.

Berbeda dengan Sulhan, Sulhan menggolongkan cinta kedalam tiga tingkatan yakni eros, philia dan agape. Eros adalah cinta seksual, yang didasarkan pada nafsu/birahi, Philia adalah cinta persahabatan, sedangkan Egape adalah cinta yang tak bersyarat sebagaimana cinta Tuhan kepada Manusia.

Sulhan juga menganalogikan bahwa ibarat Sinar Matahari adalah cinta dari Ilahi, maka setiap manusia mendapatkan citra Ilahi tersebut sebagaimana dalam Al-Qur’an disebut sebagai manifestasi cinta sifat Ar-Rahman Allah, namun tidak semua manusia mendapatkan manifestasi cinta sifat Ar-Rahim Allah sebab cinta itu hanya terlihat ketika Matahari terbenam dan malam telah datang, hanya Bulan dan bintang yang dapat menunjukkan cahaya dari citra Ilahi sebagai manifestasi cinta.

Pesan Sulhan sebagai Pemuda yang menjunjung nilai-nilai cinta sebagai manifestasi Ilahi sepatutnya tujuan akhirnya adalah kepada Allah, segala sesuatu jalan cinta selain dari pada Sang Pemilik cinta diposisikan sebagai wadah betawassul. Tidak lagi mengumbar cinta hanya kepada tingkatan Eros melainkan pada Philia bahkan jika bisa pada tingkatan Egape, apalagi pada tanggal 14 Februari kebanyakan kaum muda salah menempatkan manifestasi dari cinta itu sendiri.

Dengan Diksi AMK bertemakan Pemuda dan Manifestasi Cinta, tujuannya adalah sebagai wadah edukasi kepada kaum muda agar terhindar dari perilaku penyimpangan yang sering kali mengatasnamakan cinta misalnya pada 14 Februari, hari valentine yang dianggap hari khusus kasih sayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *