Ragam  

Dari Aksi Aktivis Tambora dan DPD LPRI Jeneponto, Rina : Jika Ada Pengecer Pupuk Bersubsidi Resmi Menjual Diatas HET, Kami Pecat

Jeneponto, exposetimur.com |Aktivis Pemuda Tamalatea dan Bontoramba (Tambora) dan juga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Poros Rakyat Indonesia LPRI) Jenepoonto menggelar aksi demonstrasi didepan kantor distributor Koperasi Perdagangan Indonesia (KPI) Jeneponto yang terletak di lingkungan Pammanjengan, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Rabu (19/10/2022).

Edhy Subarga daeng Sore selaku Aktivis Tambora dalam orasinya mengatakan “kami meminta kepada pihak distributor KPI Jeneponto untuk mengevaluasi pengecer pupuk bersubsidi resmi yang melakukan perbuatan jahat dengan memainkan harga pupuk bersubsidi yang menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET)”

“Dan kami meminta untuk membuka data penebusan para petani kepada pengecer agar kami tidak menduga bahwa di KPI ada poppok” Pungkas Edhy dalam orasinya.

Sementara Nasir Tinggi, Ketua DPD LPRI Jeneponto mengatakan “kami hanya meminta kepada pihak KPI untuk melakukan pemecatan bagi pengecer pupuk bersubsidi resmi yang melakukan penjualan dengan harga eceran tertinggi (HET), krena banyak temuan TIM Pencari Fakta DPD LPRI Jeneponto tentang pengecer resmi pupuk bersubsidi yang melakukan penjualan diatas harga eceran tertinggi (HET)” Bebernya

Ditempat yang sama, Rina selaku distributor Koperasi Perdagangan Indonesia (KPI) Perwakilan Jeneponto menanggapi aksi demontrasi tersebut dan mengatakan kalau data penebusan untuk petani ke pengecer tidak ada di pihak mereka.

“Data penebusan ke petani tdk ada pada kami, disini yang ada hanya data penebusan pengecer ke distributor, jika mau lebih jelas kita langsung saja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kecamatan Tamalatea” Kata Rina mengarahkan.

Rina pun berjanji jika ditemukan pengecer melakukan penjualan diatas Harga Eceran Tertinggi, pihaknya tidak segan segan memecat yang bersangkutan dari pengecer.

” Jika ada pengecer yang melakukan penjualan di atas harga eceran (HET),  Kami dari pihak distributor akan melakukan pemecatan”  Tegas Rina dihadapan para peserta aksi.

Baca Juga :   Rumah Zakat-Kombes Salurkan Sembako untuk Guru Mengaji Terdampak Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *