Berita  

Kadis Kominfo Majene Sebut Smart City Bukan Hal Instan Tapi Melalui Sebuah Proses

MAJENE, exposetimur.com|Untuk tercapainya program smart city, ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan pengembangannya.

Smart city ini, biasanya orang berpikir berarti pintar, padahal ada proses layanan sebelum menuju smart, karena smart city menjadi sebuah bagian dari implementasi Internet of things (IoT) di Indonesia.

Terdapat tiga objek program Smart city, yaitu masyarakat, pemerintah, serta infrastruktur kota. Dari ketiga objek ini, maka akan tercipta sebuah pelayanan yang efisien.

“Jadi tidak bisa langsung tiba-tiba jadi smart harus melalui beberapa tahapan,” urai Mohd. Andri A.Nugraha Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) Majene sebelum membuka Rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD I) dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun 2024 Diskotikdansa Majene di ruang bidang TIK Diskominfo Majene, Kamis (09/03/2023).

Dijelaskan, kegiatan Forum OPD terbuka secara transparan mulai dari proses perencanaan tingkat kecamatan dan seterusnya sampai nanti ketingkat OPD. “Jadi semua proses perencanaan yang kita lakukan semua terbuka dan tidak ada dusta diantara kita,” papar.

Dihadapan para peserta forum OPD I Diskotikdansa Majene, Andri A.Nugraha
mengemukakan, indikator kinerja utama Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Majene adalah unggul, yaitu bagaimana meningkatkan pelayanan dengan pendekatan teknologi.

“Melalui forum OPD ini dalam rangka penyempurnaan rancangan awal rencana kerja Diskotikdansa Majene, sebagai wadah untuk menginformasikan ke masyarakat luas apa yang kita lakukan di Diskotikdansa Majene ini,” ujarnya.

Baca Juga :   Bupati Majene: Dalam Menyusun LKPJ, Pemkab Menyajikan Data Informasi Mengedepankan Aspek Handal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *