MAKASSAR, exposetimur.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Patompo (KBM UP Peduli) menggelar aksi penggalangan dana guna membantu korban kebakaran di Desa Lembaya, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa. Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut menewaskan dua orang dan menghanguskan satu unit rumah.
Aksi solidaritas yang melibatkan puluhan mahasiswa lintas organisasi Universitas Patompo Makassar ini berlangsung di beberapa titik lampu merah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (28/9/2024). Dengan menggunakan kotak sumbangan, aksi ini mendapat sambutan positif dari warga Kota Makassar. Sumbangan demi sumbangan pun terus mengalir dari masyarakat yang prihatin atas musibah tersebut.
Diki Triadi, koordinator aksi penggalangan dana, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk solidaritas mahasiswa terhadap korban kebakaran di Desa Lembaya. Menurutnya, mahasiswa terpanggil untuk membantu meringankan beban para korban yang saat ini membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.
“Aksi ini adalah wujud kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Diki, yang juga menjabat sebagai Ketua BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Patompo, kepada Exposetimur.com, Minggu (29/9/2024).
Diki menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar untuk selalu peduli, saling menolong, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Ia berharap aksi ini dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus tanggap dan responsif terhadap bencana yang menimpa masyarakat.
Tak hanya menggalang dana di lapangan, mahasiswa Universitas Patompo juga menerima donasi melalui transfer rekening. Poster penggalangan dana ini telah disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial, dan donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI dengan nomor 7073 0102 8708 533 atas nama Nurul Putri Jabal.
Wakil Rektor III Universitas Patompo Makassar, Dr. Muh. Sri Yusal, S.Si., M.Si., turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang berperan aktif dalam membantu korban kebakaran. Menurutnya, aksi tersebut sejalan dengan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap musibah yang dialami masyarakat, khususnya korban kebakaran di Gowa. Hal ini menunjukkan kepekaan mereka terhadap permasalahan sosial dan merupakan bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.
Aksi penggalangan dana ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kalangan mahasiswa dan masyarakat luas untuk terus bergotong royong membantu sesama yang sedang dilanda musibah. (ev’s exp).












