Bulukumba,— Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bulukumba, suhu dinamika organisasi semakin meningkat. Sejumlah figur mulai menunjukkan eksistensi dan dukungan dari berbagai pihak, menandakan persaingan yang semakin sengit.
Di tengah dinamika tersebut, mantan Sekretaris Umum PPDI Kabupaten Bulukumba, Aril Nugraha, yang kini juga menjabat sebagai pengurus PPDI Provinsi Sulawesi Selatan, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan antarperangkat desa.
“Musda ini ajang demokrasi, tapi kekompakan harus tetap dijaga. Siapa pun yang menahkodai PPDI Kabupaten Bulukumba nanti, tujuannya tetap untuk memperkuat perjuangan perangkat desa,” ujarnya dengan tenang saat ditemui di salah satu warkop di daerah Tanete, Jumat (17/10/2025).
Aril menegaskan, perbedaan pilihan merupakan hal wajar dalam proses demokrasi, namun jangan sampai memecah soliditas organisasi. Ia berharap seluruh perangkat desa di Bulukumba menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat visi bersama dalam memperjuangkan kesejahteraan dan peran strategis perangkat desa.
Musda PPDI Kabupaten Bulukumba tahun ini disebut menjadi momen bersejarah, karena merupakan Musda pertama yang diselenggarakan sejak terbentuknya PPDI di daerah tersebut. Selain itu, kehadiran sejumlah tokoh dan figur berpengaruh turut menjadikan forum ini diprediksi berlangsung dinamis dan menarik.
“Yang terpenting bukan siapa yang menang, tapi bagaimana PPDI Bulukumba semakin solid dan mampu menjadi wadah perjuangan bersama,” tutup Aril. (sa/red)












