Luwu Timur,— Mantan Anggota DPRD Sulsel sekaligus dosen dan motivator komunikasi publik, Arum Spink, memberi tanggapan reflektif usai menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Keprotokolan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, yang berlangsung 21–22 Oktober 2025 di Wisma Trans Malili.
Menurut Arum Spink, keberhasilan kegiatan tersebut tak hanya terletak pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada mentalitas peserta yang menunjukkan disiplin dan keseriusan luar biasa selama dua hari pelatihan.
“Humas berbicara dengan kata, protokol berbicara dengan tata. Bila keduanya seirama, pemerintah akan tampil anggun dan dipercaya,” ujar Arum Spink. Kamis, (23/10/2025).
Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat dan etos kerja ASN Luwu Timur yang mengikuti pelatihan tersebut.
“Kenapa mereka bisa disiplin begitu rupa? Dalam hati saya bertanya. Di tempat lain tak pernah saya temukan. Apakah ini insidentil, atau memang disiplin sudah menjadi bagian perilaku ASN di Lutim? Lutim hebat, ini hal pertama yang mengesankan,” tuturnya.
Pemimpin Jadi Teladan
Arum Spink menilai keseriusan peserta bukan muncul tiba-tiba, tetapi mencerminkan gaya kepemimpinan Bupati Luwu Timur yang selalu menekankan pentingnya profesionalisme.
“Pemimpin yang menjadi pelaku pertama atas perintahnya, yang dipimpin akan serempak mengikutinya,” ujarnya menambahkan.
Langkah Inovatif Pemkab Luwu Timur
Dalam kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Pemkab Luwu Timur juga melibatkan 40 peserta dari berbagai kecamatan.
Mereka dilatih menjadi petugas humas dan protokol di tingkat kecamatan, bahkan diberikan SK resmi sebagai bentuk pengakuan tugas.
“Mereka dilatih agar saat kunjungan ke kecamatan, sumber daya tidak selalu dari kabupaten. Dengan SK itu, mereka punya dasar dan kepercayaan diri untuk bekerja,” jelasnya.
Menutup refleksinya, Arum Spink menyebut bahwa sinergi humas dan protokol adalah simbol pemerintah yang ideal.
“Humas menyiarkan pesan, protokol menata kesan. Keduanya adalah wajah pemerintah yang satu: komunikatif dan berwibawa,” pungkasnya.
Lutim hebat; dua hari yang mengesankan. (Nh-red).












