Luwu Timur – Di tengah padatnya jadwal kerja dan agenda pemerintahan, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, terus menunjukkan keteladanan dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab pelayanan publik.
Tanpa mengenal waktu dan tempat, Bupati Irwan tetap menyempatkan diri menandatangani beragam dokumen penting dan mendisposisi surat maupun nota dinas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), demi memastikan tidak ada proses administrasi yang tertunda.
Pemandangan ini kembali terlihat usai menunaikan salat Dzuhur berjamaah di Masjid Amirul Mu’minin, Malili, Kamis (6/11/2025). Usai beribadah, Bupati tampak memeriksa berkas dan memberi disposisi langsung di sela aktivitasnya sebelum melanjutkan agenda lain.
“Kita tidak boleh menunda pekerjaan, apalagi jika berkaitan dengan pelayanan dan administrasi pemerintahan. Di mana pun kita berada, pekerjaan harus tetap berjalan,” tegas Irwan.
Menurutnya, kecepatan dalam proses administrasi adalah bagian penting dari sistem pelayanan publik yang efektif. Keterlambatan sekecil apa pun dalam menindaklanjuti surat atau nota dinas, katanya, bisa berdampak pada lambatnya pengambilan keputusan di tingkat OPD.
“Kalau surat atau nota dinas tertunda, otomatis keputusan juga ikut tertunda. Maka kita harus gerak cepat supaya pelayanan ke masyarakat tetap lancar,” ujarnya menambahkan.
Langkah sederhana namun konsisten ini menjadi gambaran nyata bagaimana seorang pemimpin daerah menanamkan nilai keteladanan dalam birokrasi — bahwa semangat pelayanan tidak boleh bergantung pada ruang dan waktu.
Melalui disiplin kerja seperti ini, Bupati Irwan terus menegaskan komitmen bahwa percepatan administrasi dan ketepatan pelayanan publik adalah bentuk nyata dari pemerintahan yang melayani dan bekerja untuk masyarakat.(Rils/Kominfo-SP)












