Sinergi Pemerintah dan Media: Bimtek Jurnalistik Kominfo Lutim Disambut Antusias Wartawan di Makassar

Dok NH exp tim

Makassar, – Suasana penuh semangat tampak mewarnai ruang pertemuan Hotel Aryaduta Makassar, saat puluhan jurnalis dari berbagai media di Luwu Timur mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi Jurnalis Media Partner yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Luwu Timur, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Plt. Kadis Kominfo-SP Lutim, Muhammad Safaat DP., ini mengusung tema “Membangun Sinergi Pemerintah dan Media Menuju Jurnalisme Berkualitas dan Informatif.”
Sebanyak 40 jurnalis dan pengelola media hadir mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber nasional dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Elvira Inda Sari, selaku Ketua Tim Relasi Media Dirjen Komunikasi Publik dan Media.

Dalam sambutannya, Muhammad Safaat DP. menegaskan pentingnya kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan media, bukan sekadar hubungan kerja formal, tetapi sinergi yang membangun.

“Kami memandang media bukan sebagai pihak yang perlu diwaspadai, tapi sebagai mitra strategis yang membantu menyampaikan informasi secara transparan dan akurat. Kritik yang membangun dari teman-teman media justru menjadi bahan introspeksi bagi kami,” ucap Safaat.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas jurnalis menjadi kebutuhan penting di era digitalisasi informasi.

“Kita ingin media partner menjadi mitra yang profesional, kritis namun konstruktif, dan mampu menyajikan berita berbasis data serta etika jurnalistik,” tambahnya.

Sementara itu, H. Abdul Kahar, S.Sos., M.M., Direktur PT. Temmale Zaidan Jaya selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para peserta.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memperluas wawasan dan kemampuan teknis rekan-rekan jurnalis, agar semakin siap menghadapi tantangan dunia digital dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,” ujarnya.


Suasana Hangat dan Antusiasme Peserta

Di sela kegiatan, beberapa peserta mengungkapkan kesan positifnya terhadap pelaksanaan bimtek ini. Beberapa jurnalis media lokal, menyebut kegiatan ini memberikan sudut pandang baru dalam memahami peran jurnalis di era digital.

“Materinya sangat relevan. Saya jadi paham bagaimana menyajikan berita dengan pendekatan faktual tanpa kehilangan sisi humanisnya,” katanya.

Sementara Diana, redaktur media daring asal Malili, menilai bimtek ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi ruang pertemuan yang mempererat komunikasi antara media dan pemerintah daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Kami merasa dihargai dan diakui sebagai bagian penting dari ekosistem informasi publik,” ungkapnya.

Suasana cair dan interaktif terlihat sepanjang sesi, terutama saat narasumber membahas topik verifikasi informasi digital dan strategi menghadapi disinformasi di media sosial. Banyak peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman di lapangan.

Langkah Nyata Membangun Jurnalisme Berkualitas

Melalui kegiatan ini, Pemkab Luwu Timur menunjukkan keseriusan dalam membangun komunikasi publik yang sehat, transparan, dan partisipatif.
Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong jurnalis lokal untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman, sekaligus menjaga idealisme profesi di tengah arus cepat informasi digital.

(Rep: NH exp/tim| Foto: Dokumentasi Peserta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *