Jelang Pengerjaan Proyek Jalan Ruas Kaseseng–Assipettungge, PU Bulukumba Pantau Persiapan di Lokasi

Kabid Bna Marga Dinas Pekerjaan Umum Bulukumba, Muhammad Zain, ST, MM bersama di dampingi Kades Kambunno dan Kades Baruga Riattang, dan Konsultan PT. Angkasa Global (Foto : exp)

Bulukumba — Menjelang dimulainya pengerjaan proyek peningkatan jalan pada ruas Kaseseng–Assipettungge, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bulukumba melakukan pemantauan langsung di lapangan, hari ini, Kamis 20 November 2025. Ruas jalan yang menghubungkan Desa Baruga Riattang dan Desa Kambunno ini akan dikerjakan sepanjang 4,6 kilometer dengan nilai anggaran Rp6,5 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi. Pekerjaan dijadwalkan mulai dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kab Bulukumba, Muhadsd Zain, ST., MM, saat ditemui di lokasi mengatakan bahwa pihaknya bersama tim turun untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai standar.

“Kami melakukan pengecekan sejak titik nol di Dusun Kaseseng, Desa Baruga Riattang hingga Dusun Assipettungge, Desa Kambunno. Pemantauan awal ini penting agar seluruh potensi kendala dapat ditangani sejak dini, sekaligus memastikan semua unsur terkait terlibat,” ujarnya.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kabid Bina Marga didampingi tim dari Dinas PU serta pihak Konsultan PT Angkasa Global. Turut hadir Kepala Desa Baruga Riattang, Asrul Sani, dan Kepala Desa Kambunno, Syahrullah Syam, yang bersama-sama memantau kesiapan wilayah sebelum proyek dimulai.

Foto: dok exp

Kepala desa dari kedua wilayah tersebut menyampaikan harapan agar proses pengerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Mereka juga mengimbau warga untuk ikut mendukung pengerjaan jalan, terutama bila ada sedikit bagian lahan di sekitar rumah yang terdampak.

“Lebar jalan yang direncanakan adalah empat meter. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama demi terciptanya akses yang lebih baik, rapi, dan nyaman,” ungkap para kades.

Proyek peningkatan ruas Kaseseng–Assipettungge ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di dua desa tersebut. Dengan persiapan yang matang, pemerintah optimistis pekerjaan dapat berjalan tepat waktu dan memenuhi standar kualitas infrastruktur yang ditetapkan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *