SINJAI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus membawa perubahan positif di berbagai satuan pendidikan, termasuk di SDN 128 Bonto Kunyi, Kecamatan Tellulimpoe. Kepala sekolah, Mistaruddin, S.Pd., mengatakan bahwa manfaat program tersebut terlihat nyata terutama setelah jam istirahat.
Sebelumnya, banyak siswa tampak mengantuk, lemas, dan kurang fokus saat kembali mengikuti pelajaran. Namun setelah program MBG berjalan, kondisi tersebut hampir tidak ditemukan lagi di sekolahnya.
“Sejak ada MBG, siswa terlihat lebih segar, tetap bersemangat, dan tidak lagi mengantuk. Selain karena perut terisi, asupan gizi dari makanan dan buah-buahan yang dikonsumsi setiap hari sangat membantu,” ujar Mistaruddin, diruang kerjanya, Senin (24/11/2025).
Ia menambahkan bahwa selama hampir satu bulan pelaksanaan, program MBG di sekolahnya berjalan tanpa kendala berarti. Salah satu hal yang membuatnya puas adalah ketepatan waktu pengantaran makanan dari dapur.
Meski jarak dapur berada cukup jauh dari Desa Saotengah menuju Desa Era Baru, pihak penyedia tetap mampu mengirim makanan dengan cepat dan konsisten.
“Jaraknya jauh, tapi pengantaran tidak pernah terlambat. Bahkan sering lebih cepat dibanding sekolah lain yang jaraknya lebih dekat. Ini sangat membantu program berjalan optimal,” jelasnya.
Mistaruddin berharap program MBG dapat terus ditingkatkan karena manfaatnya sangat dirasakan para siswa dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.“tutupnya. (syar)












