Religi  

Pemkab Lutim Dorong Penguatan Tahfidz: Santri 30 Juz Diberi Apresiasi di Sorowako

Dok Kominfo-sp

Lutim,– Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi Qur’ani melalui kegiatan Tasyakuran Tasmi Hafalan Kubro 30 Juz yang berlangsung di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Mukhlasin, Sorowako, Kecamatan Nuha, Ahad (11/01/2026).

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika, hadir mewakili Bupati Luwu Timur untuk memberikan dukungan moral sekaligus menyampaikan pesan penting tentang peran strategis para hafiz di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Aini menyebut bahwa para penghafal Al-Qur’an bukan hanya penjaga kemurnian wahyu, tetapi juga teladan akhlak di masyarakat. Ia menekankan bahwa menguasai 30 juz Al-Qur’an merupakan perjalanan panjang penuh kesabaran, disiplin, dan ketulusan.

“Prestasi para santri bukan hanya akademik, tetapi juga prestasi spiritual yang sangat mulia. Mereka adalah penerang masyarakat, pembawa risalah Allah, dan cerminan akhlakul karimah yang diajarkan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat dukungan terhadap pendidikan tahfidzul Qur’an karena generasi Qur’ani merupakan investasi besar untuk pembangunan daerah—baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual.

Aini juga mengajak masyarakat ikut mendoakan para hafiz agar tetap istiqamah dan diberikan keberkahan ilmu sebagai bekal membangun Luwu Timur yang religius dan berkemajuan.

Kegiatan ini menyasar santri yang mampu menyimak hafalan 30 juz secara langsung di hadapan ustadz dan pengasuh pondok. Sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar pada Sabtu (10/01/2026) di Masjid Babul Ilmi Sorowako.

Turut hadir Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, Pengurus Yayasan Zaenal Arifin, Ketua Panitia, Andrie Firdaus, tokoh agama, serta para peserta tasmi yakni Faisal Bin Munawir (18) dan Syafwan Bin Munawir (18). (Rils/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *