Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menekankan pentingnya peran aktif Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam memastikan jalannya pembangunan yang sesuai regulasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Irwan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) BPD se-Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (20/01/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Fungsi dan Peran OPD dalam Pembangunan Desa Menuju Luwu Timur Juara” dan diikuti oleh anggota BPD dari seluruh desa di Luwu Timur.
Dalam arahannya, Irwan menyebut rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi serta menyamakan persepsi antara BPD dan pemerintah desa agar pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di tingkat desa dapat berjalan maksimal.
Ia juga mendorong agar rapat koordinasi serupa dilakukan secara berkala untuk meningkatkan pemahaman anggota BPD terhadap fungsi pengawasan dan peran kelembagaan, sekaligus menjaga komunikasi yang baik antar unsur pemerintahan desa.
“Teman-teman BPD jangan pasif. Setelah dilantik, harus berperan aktif karena sinergi dan kolaborasi dengan aparat desa perlu terjalin dengan baik,” ujar Bupati Irwan.
Menurutnya, BPD memiliki posisi strategis untuk memastikan program-program desa berjalan sesuai aturan, tertib administrasi, serta memberi manfaat yang nyata bagi warga.
Pada kesempatan tersebut, Irwan juga meminta anggota BPD untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan pelayanan atau pelaksanaan pemerintahan desa yang tidak sesuai ketentuan, dengan catatan laporan tersebut harus berdasarkan fakta di lapangan.
“Sampaikan ke saya atau inspektorat apabila terdapat aparat desa atau kepala desa yang sudah tidak sesuai dengan aturan, misalnya dari sisi pelayanan. Yang penting laporan dan kritikan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Irwan mengingatkan agar para anggota BPD terus meningkatkan kinerja dan turut mendukung program Pandu Juara, sehingga program prioritas daerah dapat berjalan sesuai harapan.
“Jangan asal jadi BPD. Kita harus jalankan tanggung jawab, bekerja ikhlas. Campur tangan kita sangat dibutuhkan,” tutup Irwan.
Rakor tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Ramadhan Pirade, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rapiuddin Tahir, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Agus Thobarani, serta unsur terkait lainnya.
Dengan rakor ini, diharapkan BPD semakin solid dalam menjalankan fungsi pengawasan, menampung aspirasi masyarakat, serta mengawal pembangunan desa menuju tata kelola yang lebih baik dan berdaya saing.
(Rils/kominfo-sp)












