Luwu Timur, — Suasana malam Idul Adha di Malili berlangsung semarak dan penuh nuansa religius. Gemuruh takbir yang menggema dari iring-iringan kendaraan peserta takbir keliling memenuhi ruas jalan utama kota, Selasa malam (26/05/2026).
Lantunan kalimat takbir, tahmid, dan tahlil bersahut-sahutan dari pengeras suara kendaraan hias, menciptakan suasana khidmat sekaligus meriah dalam menyambut hari besar umat Islam tersebut.
Kegiatan lomba takbir keliling secara resmi dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Ramadhan Pirade, melalui pengibaran bendera start sebagai tanda dimulainya pawai peserta.
Peserta yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), desa, dan kelurahan se-Kecamatan Malili tampil dengan berbagai kreativitas kendaraan hias bernuansa Islami. Rute pawai dimulai dari Bundaran Bumi Batara Guru dan berakhir di kawasan Anjungan Sungai Malili.
Dalam sambutannya, Ramadhan Pirade menyampaikan bahwa malam takbiran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum spiritual dan kebersamaan umat Islam dalam menyambut Hari Raya Qurban.
“Malam takbiran ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh rasa syukur,” ujarnya.
Ia berharap semarak takbir keliling dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai religius di tengah kehidupan sosial masyarakat Luwu Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisah Suharjo, Wakapolres Luwu Timur Hajriadi, para staf ahli, asisten, kepala OPD, serta unsur Forkopimda lainnya.
Sementara itu, hasil penilaian dewan juri menetapkan Desa Baruga sebagai Juara I dengan nilai 780. Posisi Juara II diraih Desa Atue dengan nilai 730, disusul Desa Balantang sebagai Juara III dengan nilai 705.
Adapun kategori Harapan I diraih Kelurahan Malili dengan nilai 695, sementara Harapan II diraih Desa Pongkeru dengan nilai 655.
Kemeriahan malam takbir di Malili menjadi bukti kuatnya semangat religius dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha di Bumi Batara Guru. (Rils/Kominfo-sp)












