Luwu Timur,– Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat penataan kawasan ibu kota melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemangkasan dan penataan pohon di sepanjang Jalan Dr. Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Senin (29/6/2026).
Kegiatan ini melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program penataan wajah Kota Malili.
Aksi penataan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Luwu Timur, Baharuddin, S.Pd., M.Si., yang menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan Bupati Luwu Timur untuk memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Baharuddin, penataan pohon tidak hanya bertujuan meningkatkan estetika kawasan perkotaan, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mengurangi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh pohon tua maupun ranting yang berisiko membahayakan pengguna jalan.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan wajah Kota Malili yang semakin tertata, aman, nyaman, dan indah. Ini bukan sekadar kegiatan pemangkasan pohon, tetapi bagian dari upaya bersama membangun budaya peduli lingkungan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain memangkas pohon yang telah rimbun, tim gabungan juga melakukan penataan vegetasi agar tidak mengganggu jaringan utilitas, penerangan jalan, maupun kelancaran arus lalu lintas. Langkah tersebut merupakan bagian dari program penataan ruang publik yang sedang digencarkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Kolaborasi lintas OPD ini menjadi bukti bahwa penataan kota memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Setiap instansi menjalankan perannya masing-masing sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif, mulai dari aspek keselamatan, kebersihan, hingga kelestarian lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen menjadikan Kota Malili sebagai ibu kota kabupaten yang representatif, hijau, dan berkelanjutan. Penataan infrastruktur dan ruang terbuka hijau dilakukan secara bertahap untuk mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat citra kota sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan publik.
Melalui semangat gotong royong dan sinergi antarperangkat daerah, pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai wilayah Luwu Timur. Selain menciptakan lingkungan yang lebih tertata, program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian lingkungan.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis mampu mewujudkan kawasan perkotaan yang lebih aman, hijau, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Bumi Batara Guru.
(nh-exp/tim)












