Pemkab Sinjai Salurkan Alsintan, Benih Padi dan Bibit Durian, Perkuat Produktivitas serta Ketahanan Pangan

Dok hms kominfo/AM

SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi, serta bibit durian kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Achmad Fauzan Guntur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Sinjai H. Kamaruddin, para penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.

Dalam laporannya, Kepala DTPHP Kabupaten Sinjai, H. Kamaruddin, menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama tahun 2026 mencakup tiga unit combine harvester, 10 unit hand tractor, 10 unit power thresher untuk perontok padi, tiga unit mesin perajang tembakau, 24,5 ton benih padi, serta 1.500 bibit durian varietas Otong.

Selain bantuan tersebut, Kabupaten Sinjai juga akan memperoleh tambahan satu unit traktor dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pertanian Provinsi yang akan dialokasikan kepada kelompok tani di Kecamatan Sinjai Timur.

Menurut Kamaruddin, dukungan sarana produksi pertanian ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas lahan. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong optimalisasi lahan pertanian, peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali dalam setahun, serta penerapan teknologi pertanian modern guna meningkatkan hasil produksi.

Ia berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani melalui pengelolaan yang baik sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menegaskan bahwa bantuan yang diterima Kabupaten Sinjai merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta dukungan para wakil rakyat dalam memperjuangkan kebutuhan sektor pertanian.

Menurutnya, keberhasilan menghadirkan berbagai program pembangunan tidak terlepas dari keselarasan perencanaan dan koordinasi antarlembaga. Karena itu, sinergi yang telah terbangun perlu terus dipertahankan agar semakin banyak program strategis yang dapat dinikmati masyarakat.

“Bantuan ini adalah hasil kerja bersama berbagai pihak yang memiliki komitmen membangun sektor pertanian. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga agar pembangunan daerah berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Ratnawati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan kelompok tani agar menjaga dan memanfaatkan seluruh bantuan secara bertanggung jawab. Menurutnya, penggunaan alsintan yang efektif, didukung benih unggul dan pengembangan komoditas hortikultura seperti durian, akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sinjai.

(Rils hms kominfo|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *