Exposetimur.com, JAKARTA – Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, resmi mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia di Kampus Tri Gatra Lemhannas RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Keikutsertaan Ratnawati dalam program strategis nasional tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan, tantangan geopolitik, serta tuntutan transformasi tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.
KPPD Angkatan III diikuti para kepala daerah dan Ketua DPRD dari berbagai wilayah di Indonesia. Selama dua pekan, para peserta akan mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, geopolitik, kepemimpinan strategis, hingga sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Program yang digelar Lemhannas RI ini juga menjadi wadah memperkuat integritas kepemimpinan, meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan strategis, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di era digital.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menilai keikutsertaannya dalam KPPD menjadi kesempatan penting untuk memperluas perspektif kebangsaan sekaligus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
“Ini menjadi momentum penting bagi saya selaku Bupati Sinjai untuk memperkuat perspektif kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya di Kabupaten Sinjai. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang yang sangat penting bagi kami para kepala daerah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan serta merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika global dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.»
Melalui penyelenggaraan KPPD Angkatan III, Lemhannas RI kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pemimpin daerah yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu mengakselerasi pembangunan daerah sejalan dengan visi pembangunan nasional.
Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga 28 Juli 2026, dengan rangkaian materi yang dirancang untuk memperkuat ketangguhan kepemimpinan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan masa depan.
(Rils/Humas Kominfo/AM)












