Sidak Puskesmas Parumpanai, Bupati Lutim Respons Kebutuhan Alat Medis dan Tenaga Kesehatan

Dok kominfo-sp

LUWU TIMUR – Kebutuhan pelayanan kesehatan di Puskesmas Parumpanai menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur setelah Bupati Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler turun langsung meninjau fasilitas tersebut, Selasa (13/10/2026). Sejumlah usulan tenaga kesehatan langsung mendapat respons, dengan beberapa tindak lanjut dijadwalkan dalam pekan ini.

Kunjungan mendadak itu tidak sekadar memeriksa kondisi fisik bangunan. Bupati dan Wakil Bupati juga berdialog dengan tenaga kesehatan untuk mendengar kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Didampingi Kepala Puskesmas Parumpanai, Risma, keduanya meninjau sejumlah ruangan sekaligus mencermati kebutuhan fasilitas dan dukungan operasional yang dinilai penting untuk menunjang pelayanan.

Dalam dialog tersebut, tenaga kesehatan menyampaikan beberapa kebutuhan, mulai dari akses jaringan internet dan kendaraan dinas roda dua untuk pelayanan lapangan, hingga kendaraan pengangkut limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3).

Kebutuhan lain yang turut diusulkan mencakup dental kit untuk pelayanan kesehatan gigi, penambahan tenaga perawat, serta fasilitas laboratorium guna mendukung pemeriksaan pasien.

Merespons aspirasi tersebut, Bupati Irwan menyatakan sejumlah langkah awal akan segera dilakukan. Salah satunya, mengupayakan pemindahan perangkat dental kit baru yang tersedia di RS Atue dan belum digunakan untuk menunjang pelayanan di Puskesmas Parumpanai.

“Yang pasti dalam minggu ini dental kit baru yang ada di RS Atue dan belum digunakan akan dibawa ke sini, terkait akses jaringan tim Kominfo akan segera survei ke sini,” tutur Irwan.

Untuk kebutuhan lainnya, peninjauan langsung menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam mengidentifikasi persoalan serta menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan dan ketersediaan sumber daya.

Menurut Irwan, sarana, prasarana, dan kecukupan tenaga kesehatan merupakan unsur yang saling berkaitan dalam mendukung pelayanan. Karena itu, kondisi nyata di fasilitas kesehatan perlu menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan.

“Intinya apa pun itu dan bagaimanapun itu kalau soal pelayanan ke masyarakat, pasti saya iyakan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga memastikan Puskesmas Parumpanai menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang diprioritaskan untuk memperoleh dukungan anggaran, baik melalui APBD Kabupaten Luwu Timur maupun APBN.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan puskesmas, mulai dari pemeriksaan pasien hingga pelayanan kesehatan di lapangan. Meski demikian, pemenuhan setiap kebutuhan tetap memerlukan tindak lanjut sesuai mekanisme penganggaran, ketersediaan fasilitas, dan kebutuhan tenaga.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan pentingnya komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan. Aspirasi yang disampaikan dari ruang pelayanan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan kunjungan, tetapi berlanjut menjadi langkah perbaikan yang dapat dirasakan masyarakat.

(Rils/Kominfo-SP|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *