Antrean BBM Sorowako Jadi Perhatian, Bupati Irwan Tegaskan Disiplin Penerapan Ganjil-Genap

Dok kominfo-sp

LUWU TIMUR — Tingginya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Sorowako, Kecamatan Nuha, kembali terlihat dari antrean kendaraan yang memadati salah satu stasiun pengisian. Kondisi tersebut menjadi perhatian Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang turun langsung memantau penerapan sistem pengisian BBM berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap.

Bupati meninjau SPBU Sorowako, Jumat (11/9/2026), untuk memastikan kebijakan tersebut diterapkan secara tertib sekaligus melihat secara langsung situasi pelayanan dan ketersediaan BBM di lapangan.

Saat tiba sekitar pukul 14.55 WITA, pengisian bagi kendaraan berpelat nomor ganjil sudah tidak berlangsung. Stok BBM untuk pelayanan hari itu telah habis, meski operasional SPBU sebelumnya telah dimulai sejak pukul 06.00 WITA.

Pada hari tersebut, kendaraan dengan nomor polisi ganjil memang menjadi sasaran pelayanan sesuai ketentuan sistem ganjil-genap.

Bupati Minta Aturan Dijalankan Konsisten

Irwan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kebijakan ganjil-genap tidak berhenti pada aturan, tetapi benar-benar diterapkan secara konsisten di lapangan.

Ia berharap sistem tersebut dapat menciptakan pola pelayanan BBM yang lebih tertib sekaligus membantu mengendalikan kepadatan antrean kendaraan di SPBU.

Bupati juga memberikan penekanan kepada petugas yang bertugas, khususnya Satpol PP dan Dinas Perhubungan, agar melakukan pemeriksaan secara cermat sebelum kendaraan memasuki area pengisian.

“Tidak ada toleransi, kalau hari itu tanggal ganjil, motor yang antri yang berplat ganjil, begitupun sebaliknya. Jadi sebelum memasuki SPBU agar dicek baik-baik surat-surat mereka apakah sudah sesuai dengan plat yang terpasang,” tegas Irwan.

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan menjadi bagian penting dalam penerapan kebijakan, terutama untuk memastikan antrean tidak dipenuhi kendaraan yang tidak sesuai dengan jadwal nomor polisi.

Stok Habis Setelah Melayani Sejak Pagi

Supervisor Pertamina SPBU Sorowako, Ijam, membenarkan tingginya aktivitas pelayanan pada hari tersebut. Menurutnya, SPBU telah mulai melayani masyarakat sejak pukul 06.00 WITA, namun persediaan BBM telah habis ketika waktu menunjukkan pukul 14.55 WITA.

“Buka mulai pukul 06.00, tetapi sekarang pukul 14.55 sudah habis. Hari ini jadwal untuk nomor kendaraan ganjil,” jelas Ijam.

Ia berharap mekanisme ganjil-genap yang diterapkan di Luwu Timur dapat berjalan secara efektif dan menjadi salah satu pola pengaturan pelayanan BBM yang dapat diterapkan secara lebih luas.

“Semoga Luwu Timur menjadi contoh di kabupaten lain dengan dibukanya sistem ganjil genap untuk pengisian seperti ini,” harapnya.

Pemantauan langsung tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penerapan sistem ganjil-genap membutuhkan konsistensi antara aturan, pengawasan petugas dan kepatuhan masyarakat agar pelayanan BBM berlangsung lebih teratur di tengah tingginya kebutuhan kendaraan terhadap bahan bakar.

(Rils/Kominfo-SP|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *