BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.com _ Pemuda adalah arus perubahan yang harus memiliki pola pikir dengan gagasan yang kemudian di implementasikan dengan nyata, sekalipun kerap kali gagasan tersebut tidaklah lazim bagi sebagian orang, tetapi apa pun itu, sepanjang masih positip, maka tidak ada kata berhenti.
Sam Prakoso, satu dari sekian banyak pemuda yang memiliki prinsip tersebut. Sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Bulukumpa, Kabuapten Bulukumba, Sam Prakoso mampu membuktikan bahwa, hidup harus punya nilai, dan baginya, nilai itu lahir dari cara kita menyikapi setiap moment dalam menjalani kehidupan ini.
Sebagai seorang Ketua DPK KNPI Kecamatan, Sam Prakoso tidak merasa malu atau pun harus gengsi untuk berjualan Pinsang Epe. Ia pun membuka lapak jajanannya di pinggir jalan poros provinsi, Kelurahan Tanete, tepatnya di sekitar kantor Camat Bulukumpa.
Baginya, sebuah karya tidak selamanya dinilai pada tempat tempat eklusif tetapi karya sejatinya ada pada cara kita memaknai peran dan tanggungjawab dalam menginspirasi banyak orang agar setiap waktu dapat dimanfaatkan untuk hal hal baik, setidaknya dimulai dari hal hal kecil, yakni bagaimana berbuat untuk keluarga.

“Ini juga bagian dari cara berkarya bang, mungkin bagi sebagian orang ini tidak lazim, tetapi bagi saya hal seperti inilah wujud nyata seorang pemuda yang tidak harus berpangku tangan, Sepanjang itu halal, untuk apa gengsi bang” Tuturnya, Senin (04/11)
Apa yang dilakukan Sam Prakoso ini, ternyata diapresiasi sama teman temannya. Salah satunya, Sulhan yang kerap disapa Zhul, kepada expostimur.com ia mengaku sangat salut pada upaya Sam yang mau menjual Pisang Epe dipinggir jalan, karena menurutnya, jarang orang mau melakukan pekerjaan demikian dalam dunia yang semakin modern ini.
“Saya angkat topi sama pak ketua bang, masih mau melakukan pekerjaan begitu, saya berharap ini dapat menginspirasi kita semua yang mengaku pemuda” Kata Sul
Apa yang dilakukan Sam Prakoso ini, sejatinya dapat menjadi Inspirasi bagi Pemuda bahwa, hidup bukan akan bernilai bukan pada siapa yang memiliki kemampuan finansial atau siap yang lahir keluarga mampu, tetapi siapa yang mau berbuat tanpa harus gengsi, yang jelas masih di jalan yang benar. (Red)












