Jamur Tiram Produksi KWT Saromasea Desa Bontobangun Samakin Diminati

  • Bagikan
Proses produksi Jamur Tiram KWT Saromasea Desa Bontobangun

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Jamur Tiram merupakan jamur yang memiliki nilai gisi yang sangat baik untuk kesehatan, Hal tersebut kemudian dimanfatkan salah satu warga Desa Bontobangun, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba untuk menghidupkan usaha budidaya jamur tiram sejak tahun 2014.

Jamur Tiram memiliki vitamin luar biasa yang kemudian bisa dijadikan makanan jenis kerispi jamur abon, jamur cap cai, jamur sate, jamur Sayur Bening dan masih banyak lainnya.

Produksi dan median Jamur Tiram tersebut mulai diminati oleh beberapa kelompok usaha diluar Bulukumba, seperti beberapa Bumdes di Kabupaten Pangkep, Gowa dan pengusaha makanan di Antang Makassar, juga di Kabupaten Wajo,  hal tersebut dibuktikan Banyaknya pesaan sudah mulai diterima Andi Kuby selaku pengelolah KWT Saromasea.

Menurut Andi Kuby selaku pengelolah KWT yang beralamat di Desa Bonto Bangun ini bahwa, ia masih menggunakan sistem manual dalam sistem fermentasi pencampuran bahan untuk budidaya, sehingga masih terbatas dalam hal peroduksi.

” Saya masih menngunakan sistem manual untuk mencampur bahan bahan untuk pembuatan benglok, jadi produksinya masih terbatas, tapi semoga kedepan bisa ada bantuan untuk pengadaan mesin molen pencampur, karena 200 banding 1000 kalau pake mesin molen dan pembuat banglok” Jelas Andi Kuby kepada exposetimur, Minggu (17/11/2019).

Meski sudah mendapat bantuan motor angkutan dari dinas Perdagangan dan bantuan penampungan air dari Dinas Pertanian Kabupaten Bulukumba, namun usaha budidaya Jamur Tiram tersebut patut mendapat perhatian lebih dari Pemerintah, pasalnya sudah membantu mengatasi pengagguran, had tersebut terbukti dengan adanya 5 orang warga bekerja Sebagai karyaman pada KWT Saromase ini, sehingga dengan adanya mesin molen pencampur dedak dan satu set mesin pembuat benglok. diharapkan nilai produksi samakin naik yang tentunya akan membuka peluang kerja yang lebih luas untuk warga Bulukumba. (Red)

Baca Juga :   Nikamti Kopi Herbal Produksi Bumdes Ajuarae Desa Baruga Riattang
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *