Baru 3 Hari, Talud Jalan Lintas Sapobonto-Kindang Sudah Ambruk

  • Bagikan
Tampak Proyek Talud jalan penghubung Desa Sapobonto-Kindang yang ambruk

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Proyek Pengerjaan jalan Provinsi di Kabupaten Bulukumba dengan jalur yang menghubungkan Kecamatan Bulukumpa dengan Kecamatan Kindang, sejak beberapa waktu terahir ini mulai dikerjakan, ditandai dengan dimulai pengerjaan talud pada sisi jalan.

Seperti halnya di Desa Sapobonto, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, seminggu yang lalu saat exposetimur melintas dilokasi, tampak para pekerja sibuk melakukan pekerjaan pondasi penahan pada sisi jalan yang berada tidak jauh dari rumah Kepala Desa Sapobonto yang merupakan jalur lintasan, Namun sangat disayangkan, karena baru masuk hari ketiga, tanggul atau talud tersebut sudah ambruk. Diduga akibat dikerja asal asalan.

Warga setempat sangat menyayangkan kejadian tersebut, proyek yang seharusnya dikerjakan dengan baik, tetapi justru baru tiga hari sudah ambruk.

“Ini proyek besar, jalan provinsi, harusnya dikerja maksimal, memang berapa kali saya tegur dan campurannya di bagusin kalau saya ada, tapi mungkin kalau saya sudah pergi dikurangi lagi takaran semennya” Pungkas Andi Appang.

Dari Informasi yang dibhimpun, para pekerja sudah dua hari tidak tampak dilokasi, sehingga warga berharap, pihak Kotraktor dapat bertanggungjawab dan tidak hanya mencari untung yang banyak.

Diketahui bahwa, beberapa kali warga pemilik lahan menemui Andi Appang yang juga selaku Kadus setempat untuk menghentikan kegiatan tersebut karena melihat cara kerjanya yang tidak beres, kemudian mereka rapat untuk sama sama melakukan penghentian pekerjaan, namun sebelum warga bertindak, Kadis PU Kabupaten Bulukumba yang hendak meninjau lokasi Pembangunan Jembatan, mendapat laporan dari Andi Appang, ahirnya meninjau proyek pengerjaan talud tersebut.

Benar saja, Kadis langsung menegur para pekerja untuk menghentikan pekerjaan mereka, hal itu dilakukan Kadis setelah melihat ada retak pada bagian pondasi yang kemudian saat tim Dinas PU Bulukumba meninggalkan lokasi, talud langsung roboh.

Baca Juga :   Hampir 7 Bulan Gaji Belum Dibayarkan, Guru TK Al-Munawwarah Desa Lanipa-nipa Meradang

“Sebelumnya kami sudah rapat karena pemilik lahan protes cara kerja mereka, namun sebelum kami bertindak, Pak Kadis PU kebetulan datang meninjau Proyek Jembatan dua hari lalu, jadi saya sampikan kodisi talut itu. Langsung Pak Kadis meninjaiu dan melihat langsung, ahirnya disuruh hentikan, saat pak kadis ada belum ambruk, hanya retak patah setinggi dua meter, tidak lama kemudian setelah pak kadis pulang, talud langsung ambruk” Jelas Andi Appang kepada exposetimur, Jumat (22/11/2019)

Pihak kontraktor belum bisa dikomfirmasi pasalnya, dilokasi tidak ditemukan papan proyek,  dan hanya tampak tumpukan semen Bosowa 40 Kg dikolom rumah warga dekat lokasi serta sisa pasir Rudal istilah masyarakat yang kualitas dibawa rata rata.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *