Kendari, Exposetimur.com _ Setelah melakukan penanaman padi sejak bulan Februari lalu, Hari ini, Kamis (20/5), Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, SE., ME melakukan Panen Raya Padi Sawah, serta Melaunching Kawasan Agrowisata Amohalo dan Beras Owoha di kawasan persawahan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Dalam sambutannya Wali Kota Kendari mengatakan bahwa panen raya yang dilakukan kali ini merupakan hasil penanaman padi di lahan seluas 450 hektare yang dilakukan sejak bulan Februari lalu dan hasilnya bisa dinikmati saat ini. “Wilayah yang sedikit ini kita kemarin orientasikan untuk menjadi pertanian organik sehingga mempunyai nilai lebih dan bisa nanti jadi keunggulan buat kita. Makanya saya sangat berbahagia saat ini kita melaunching produk kita sendiri bernama beras Owoha”, tuturnya.

Lebih lanjut Dirinya mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan dibangun tanggul pengendali banjir di sekitar areal persawahan Amohalo. Fasilitas ini bisa sekaligus bermanfaat sebagai irigasi sawah yang selama ini masih menggunakan sistem tadah hujan. Hal ini dapat menjadi salah satu upaya agar para petani dapat terus menghasilkan beras yang berkualitas, serta memperoleh keuntungan. Sehingga Ia berharap agar beras yang dipanen tersebut dapat diterima di masyarakat, karena beras ini layak untuk dikonsumsi dan setara dengan beras berkualitas yang ada di pasaran.
Selain itu, Wali Kota Kendari juga menghimbau kepada seluruh ASN di Kota Kendari untuk membeli beras petani Amohalo, serta Pemerintah Kota Kendari juga akan mengupayakan pemasaran beras organik ini pada toko ritel di Kota Kendari termasuk meminta Bulog untuk menyerap beras petani Amohalo. “Saya perintahkan semua pegawai pemerintah Kota kendari beli dan makan beras Owoha. Jadi tidak khawatir lagi, pas panen harganya tidak sesuai apa yang diharapkan. Kita juga sudah mencanangkan di Dinas Pertanian untuk melakukan gerakan perlindungan terhadap petani”, ungkapnya. (hm/nh)












