KOLAKA, Exposetimur.com _ Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Kab. Kolaka Drs. Wardi, M.Si membuka secara resmi kegiatan pertemuan penyelenggaraan profil gender dan anak dalam pembangunan kab. Kolaka tahun 2021 yang diselenggarakan oleh dinas pemberdayaan perempuan dan anak di Ruang rapat SMS Berjaya Kolaka, Rabu (30/6/2021) kemarin.
Hadir pada kegiatan ini Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Kolaka yang dalam hal ini diwakili oleh Sekertaris Dinas PP & PA Rusdy Syukur, S. STP., M. AP, Narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB Provinsi Sulawesi Tenggara Murdiana Hasan, SKM., MM, Kepala OPD Se-Kab. Kolaka atau yang mewakili serta hadirin undangan lainnya.
Laporan kegiatan yang disampaikan oleh Sekertaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Kolaka mengatakan, kegiatan ini dianggap adanya pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang merupakan isu lintas sektor, dimana semua sektor pembangunan baik pusat dan daerah harus menjadi penggerak dengan memberikan perhatian dan dukungan dalam proses pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dalam rangka ketersediaan informasi gender dan anak, maka diperlukan sebuah sistem informasi gender dan dan anak. Kemudian juga pentingnya kesetaraan dan kehadiran gender yang diakui sebagai suatu persoalan penting oleh Indonesia dan tercermin dalam dokumen-dokumen garis besar haluan Negara.
Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu tersedianya data terpilah menurut jenis kelamin berupa data jumlah kondisi laki-laki dan perempuan, serta tersedianya informasi gender yang dapat dijadikan dasar dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan program yang ada.
Sementara itu, Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Kab. Kolaka juga menyampaikan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan sebagai upaya untuk mempercepat pelaksanaan penyetaraan sebagai salah satu syarat dalam pemenuhan kelembagaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Kolaka.
Program pengarusutamaan gender ini sebagai jalan untuk mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan. Program tersebut akan dapat dilaksanakan dengan mudah dan terukur apabila didukung dengan ketersediaan data terpilah lintas sektor pembangunan dengan baik. Dengan manibasis data terpilah yang memadai atau memudahkan dalam menyusun perencanaan, dan penganggaran yang dapat mendukung.
“Tentu kita semuanya harus mempunyai komitmen bersama bahwa pelaksanaan kegiatan ini kita harus benar-benar serius, tetapi ini lebih detail pelaksanaan kegiatannya, sehingga saya harapkan kepada bapak/ibu kepala OPD atau yang mewakili untuk ikut bersama-sama melaksanakan program ini, sehingga apa yang diharapkan pada kegiatan ini bisa terpenuhi dan terlaksana dengan baik” Paparnya. (Kom/Ar)












