News  

Gelar Aksi Unras, Iswan Kusnadi: Apa PPKM Hanya Untuk Warga Pribumi Tidak Untuk Warga Asing.?

Iswan Kusnadi Jenderal Lapangan Aksi Unjuk Rasa Mahsiswa Universitas Sawerigading Makassar, Jum'at (09/07/2021)

MAKASSAR, Exposetimur.com _ Mahasiswa Universitas Saweragading Makassar melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Malesjid Raya terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jum’at 9 juli 2021.

Aksi protes tersebut di gelar sebagai bentuk kekecawaan Mahasiswa Universitas Saweragading Makassar atas kebijakan PPKM yang dianggap justru tidak sehat.

Di ketahui saat kebijakan ini diberlakukan, pada saat yang sama pula 20 orang TKA china justru dengan mudah memasuki Kabupaten Bantaeng yang diduga tidak dilengkapi izin kerja.

Iswan Kusnadi selaku jendral lapangan dalam aksi ini, mengatakan “hari ini Pemerintah terkesan kurang menaruh rasa hormat kepada warganya sendiri, jika pun kebijakan ini harus diterapkan mestinya tidak ada keberpihakan. Ini justru rakyatnya sendiri dikebiri dan dibatasi keluar rumah mencari nafkah untuk keluarganya, tetapi justru orang asing bisa bebas masuk bekerja di negara ini. Apakah PPKM ini hanya berlaku untuk warga pribumi dan tidak berlaku dengan warga asing?” Tegasnya.

Dalam aksi tersebut mahasiswa juga menyinggung kebijakan PPKM yang menyebabkan terhimpitnya ruang gerak masyarakat sehingga terjadi penyakit komplikasi ditengah kehidupan masyarakat dalam mencari kebutuhan hidup, pendidikan dan sosial.

Ditambahkan Iswan Kusnadi yang  dengan tegas mengatakan  “Pemerintah semestinya tidak menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jika ingin mencegah penularan covid-19, cukup dengan mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah Indonesia tidak menjadikan Covid-19 sebagai sarana untuk kemudian membuat kebijakan yang tidak menguntungkan masyarakat terkhusus masyarakat yang ekonominya kurang mampu, seharusnya pemerintah harus lebih fokus memperhatikan bagaimana agar ekonomi masyarakat di situasi ini bisa membaik dan tidak terpuruk lagi, bukan dengan PPKM yang tentu akan berpengaruh padah pergerakan ekonomi masyarakat”  tutupnya.

Aksi ini ikut diwarnai dengan pembakaran sejumlah ban bekas yang sempay menimbulkan kemacetan yang begitu panjang.

(Rep/Asm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *